PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sebagai wilayah dengan periode Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Indonesia hingga awal Juni 2026. Berdasarkan pemantauan BMKG, daerah tersebut mengalami 42 hari berturut-turut tanpa hujan.
Data BMKG menunjukkan Kabupaten Probolinggo berada di urutan pertama wilayah dengan kategori HTH Sangat Panjang. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, yang mengalami 40 hari tanpa hujan. Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah dan Kabupaten Bantul di Daerah Istimewa Yogyakarta masing-masing mencatat 39 hari tanpa hujan, sedangkan Kabupaten Merauke di Papua Selatan mengalami 32 hari tanpa hujan.
Dalam keterangannya yang dikutip pada Minggu, 14 Juni 2026, BMKG menyebutkan sekitar 33,3 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia atau sebanyak 233 ZOM telah memasuki musim kemarau hingga awal Juni tahun ini.
Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau tersebar di berbagai daerah. Di Pulau Sumatera, musim kemarau terjadi di sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, dan Lampung. Sementara di Pulau Jawa, kondisi serupa terjadi di sebagian Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian besar Jawa Timur.
BMKG juga mencatat musim kemarau telah meluas ke sebagian Bali, sebagian besar Nusa Tenggara Barat, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian wilayah Maluku, hingga sebagian kecil Papua Selatan.
Seiring meningkatnya wilayah yang memasuki musim kemarau, BMKG mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air. Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi daerah yang mulai mengalami kekeringan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, bagi daerah yang masih kerap diguyur hujan, BMKG meminta masyarakat menjaga kebersihan saluran drainase dan selokan agar aliran air tetap lancar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko genangan maupun banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi.




