PILIHANRAKYAT. ID, Paiton– Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Qodim adakan Seminar Nasional dengan tema “Revitalisasi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa Melalui Perspektif Al-Qur’an, Hadis, dan Dakwah Moderat” yang digelar, Jumat (16/05/2025), di Gedung AMDA, Pondok Pesantren Putri Nurul Qadim.
Dalam kegiatan seminar tersebut Anwar Sadad salah satu anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra hadir sebagai Nara Sumber Utama.
Tema di Seminar cukup berat bahkan diakui dapat menjadi tiga judul skripsi.
“Temannya ini bisa dibuat tiga judul skripsi” kata Anwar Sadad saat menyampaikan materi seminar, Jum’at (16/05/2025).
Pancasila sebagai Konstitusi Indonesia, dalam kontek sejarahnya mempunyai sejarah panjang yang berbeda dengan negara-negara lain.
“Temannya berat. Berbicara soal Nilai Pancasila dalam kontek sejarahnya cukup berat, karena dalam perumusan berbeda dengan negara lain” tambahnya
“Dalam perumusan Pancasila melibatkan semua elemen masyarakar, tokoh nasionalis, intelektual, ulama’ dihadirkan dalam membuat konsep negara. Dan ini membutuhkan waktu berbulan-bulan” imbuhnya.
Dengan terlibatnya semua elemen masyarakat, maka sangat jelas Pancasila sangat relevan dengan kehidupan Bangsa Indonesia yang memiliki beberapa suku
“Pancasila bukan hanya selaras, tapi juga bisa menjadi jembatan dakwah moderat yang mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah keragaman,” tegas Anwar Saddad
Kehadiran Anwar Sadad sebagai nara sumber utama cukup memberikan kesan. Selain sebagai Anggota DPR RI, dia juga sebagai Anggota MPR.
“Materi yang disampaikan sangat bagus dan dapat dipahami oleh kami. Kapasitasnya beliau (Anwar Sadad;red) pas dalam materi ini. Beliau yang notabene santri, dapat menjabarkan Pancasila dalam perspektif islam” ungkap Fais salah satu Guru di Pon Pes Nurul Qadim




