PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Karina Icha memutuskan meninggalkan kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN) demi menekuni dunia seni peran. Keputusan itu diambil setelah ia menimbang komitmen dan peluang yang semakin terbuka di industri film Indonesia.
Perempuan yang sebelumnya bekerja di lingkungan pemerintahan itu mengaku ingin fokus mengembangkan karier sebagai aktris. Ia menilai dunia seni peran memberinya ruang lebih luas untuk berekspresi sekaligus menantang diri melalui berbagai karakter.
Langkah tersebut tidak diambil secara tergesa. Karina mengatakan telah mempertimbangkan risiko, termasuk meninggalkan status sebagai abdi negara yang selama ini identik dengan stabilitas karier. Namun, ia merasa panggilan di industri kreatif lebih kuat.
Setelah mundur dari pekerjaannya, Karina mulai aktif mengikuti sejumlah proyek film. Namanya kini dikaitkan dengan salah satu film bergenre horor produksi rumah produksi nasional. Genre ini, menurutnya, memberi tantangan tersendiri karena menuntut pendalaman emosi dan totalitas akting.
Industri film horor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan tren positif, baik dari sisi jumlah penonton maupun produksi. Sejumlah judul film horor berhasil menembus jutaan penonton di bioskop, membuka peluang bagi wajah-wajah baru untuk tampil.
Karina berharap keputusannya meninggalkan jalur birokrasi dapat menjadi awal perjalanan panjang di dunia hiburan. Ia menyatakan ingin terus belajar dan membuktikan kapasitasnya sebagai aktris profesional.
“Ini pilihan hidup yang sudah saya pertimbangkan matang. Saya ingin fokus dan total di dunia film,” ujarnya.




