PILIHANRAKYAT.ID, Pasuruan-Seorang pria bernama Mukhammad Nasrullah (26), warga Dusun Pucang Pendowo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, tewas tertabrak KA Commuter Line Dhoho di rel tanpa perlintasan di Dusun Kampung Baru, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Ahad, 24 Mei 2026.
Korban dilaporkan tengah duduk di tengah rel saat KA Commuter Line Dhoho nomor seri 412A melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Tubuh korban terlempar hingga tersangkut di atas jembatan rel Desa Sentul.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan masinis kereta telah membunyikan klakson berkali-kali sebagai peringatan. Warga di sekitar lokasi juga sempat berteriak meminta korban menjauh dari rel.
“Namun, korban tidak merespons peringatan tersebut,” kata Joko.
Mengetahui ada seseorang di atas rel, masinis sempat melakukan pengereman darurat. Namun jarak yang terlalu dekat membuat kereta tidak dapat berhenti tepat waktu hingga akhirnya menabrak korban. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas dari Polsek Purwodadi langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan warga. Karena posisi tubuh korban tersangkut di atas jembatan rel, polisi kemudian meminta bantuan tim SAR untuk proses evakuasi.
Tim Rescue Kantor SAR Surabaya bersama Unit Siaga SAR Malang diterjunkan ke lokasi. Setelah melakukan briefing dan pembagian tugas, tim SAR gabungan melakukan evakuasi dengan waktu terbatas sebelum kereta berikutnya melintas.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.53 WIB menggunakan teknik lowering dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Purwodadi untuk penanganan lebih lanjut.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian, telepon genggam, topi, serta sebungkus rokok dan korek api.
“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan peristiwa itu,” ujar Joko.




