PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan H. Ahmad Abdul Qodir atau yang akrab disapa Gus Qodir mengatakan pemerintah terus mendorong program Kampung Nelayan dan Desa Tematik sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Gus Qodir saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menghadiri Haul Habib Husein Al Hamid di Pondok Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah, Desa Brani, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 25 Juli 2026. Rombongan disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, Habib Qodir bin Shodiq Al Hamid dan Habib Salim Quraisy.
Menurut Gus Qodir, Menko Bidang Pangan memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai program strategis nasional yang saat ini menjadi perhatian pemerintah. Program tersebut, kata dia, diarahkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.
“Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pengembangan Kampung Nelayan. Program ini tidak hanya membangun sarana pendukung perikanan, tetapi juga memperkuat rantai usaha nelayan agar hasil tangkapan memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Gus Qodir.
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan konsep Desa Tematik dengan mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki setiap desa. Menurut Gus Qodir, setiap wilayah memiliki kekuatan yang berbeda sehingga pengembangannya harus disesuaikan dengan karakteristik lokal agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Desa Tematik menjadi konsep pembangunan yang berbasis potensi lokal. Desa yang memiliki kekuatan di sektor pertanian, perikanan, peternakan, UMKM maupun pariwisata akan didorong berkembang sesuai keunggulannya. Harapannya, lapangan kerja semakin terbuka dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” katanya.
Gus Qodir menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam menyukseskan berbagai program pemerintah. Selain menjadi pusat pendidikan keagamaan, pesantren juga dinilai mampu menjadi mitra dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat mengenai program-program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah.
Haul Habib Husein Al Hamid dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Selain menjadi momentum mengenang jasa ulama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan kalangan pesantren sekaligus menyosialisasikan program-program yang berorientasi pada penguatan ekonomi dan ketahanan pangan nasional.




