Daerah  

Cuaca Jawa Timur Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Lokal pada Siang hingga Sore

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jawa Timur pada Rabu, 17 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, sejumlah wilayah masih berpotensi mengalami hujan ringan yang terjadi secara lokal pada siang hingga sore hari.

BMKG menyebut potensi hujan tersebut dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah. Wilayah dataran tinggi dan pegunungan diperkirakan menjadi kawasan yang paling berpeluang mengalami hujan dibandingkan daerah lain.

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jawa Timur diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan. Aktivitas masyarakat pada jam-jam awal hari diperkirakan tidak akan terganggu oleh cuaca ekstrem maupun hujan dengan intensitas tinggi.

Baca juga  Jelang Pelantikan, Garda Bangsa akan Adakan Lomba Stand Up Comedy dan Fashion Show

Memasuki siang hingga sore hari, suhu udara yang meningkat dapat memicu pembentukan awan konvektif. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hujan ringan hingga sedang secara lokal di sejumlah daerah, terutama kawasan pegunungan dan wilayah dengan topografi yang lebih tinggi.

Sementara itu, suhu udara di Jawa Timur diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan ringan hingga sedang.

Baca juga  #Kalijagamenggugat Trending Twitter Sebagai Penolakan Dana Pengembangan Institusi Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Untuk wilayah perairan Jawa Timur, kondisi gelombang laut diprakirakan masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Kendati demikian, nelayan dan pengguna jasa transportasi laut tetap diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi lembaga tersebut. Langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama pada masa peralihan menuju musim kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *