PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Jumat, 31 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan masih berpotensi turun di sejumlah daerah, terutama Kota Batu dan Kabupaten Sumenep.
Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca pada pagi hari umumnya cerah hingga berawan. Memasuki siang dan sore, sebagian besar wilayah diperkirakan tetap berada dalam kondisi cerah berawan. Hanya beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan akibat pertumbuhan awan konvektif berskala lokal.
Wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, hingga Ngawi diperkirakan menikmati cuaca cerah atau cerah berawan sepanjang hari. Sementara itu, Kota Batu dan Kabupaten Sumenep diprediksi mengalami hujan ringan pada periode tertentu.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 45 hingga 100 persen. Kondisi tersebut masih mencerminkan karakteristik musim kemarau, meski potensi hujan lokal tetap dapat terjadi akibat dinamika atmosfer.
Secara nasional, BMKG juga melaporkan keberadaan bibit siklon tropis 94W di kawasan Pasifik barat yang berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, pengaruh sistem tersebut terhadap Jawa Timur relatif terbatas sehingga cuaca di provinsi ini masih didominasi kondisi cerah hingga berawan.
Masyarakat diimbau tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari di wilayah dataran tinggi dan pesisir. Pengendara juga diminta berhati-hati apabila melintas di kawasan yang berpotensi mengalami hujan ringan maupun kabut yang dapat mengurangi jarak pandang.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi lembaga tersebut sebelum beraktivitas di luar ruangan. Pembaruan prakiraan cuaca dilakukan secara berkala sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan kondisi atmosfer yang bersifat dinamis.




