SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Gen Z Institut Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Ketua Gen Z Institut Muba, Abdullah Ariansyah, mengumumkan rencana pembentukan kepengurusan organisasi di seluruh kecamatan se-Kabupaten Musi Banyuasin sebagai langkah strategis memperluas jangkauan gerakan kepemudaan hingga ke tingkat akar rumput.
Mengusung tagline “Berpikir, Bergerak, Berdampak”, ekspansi organisasi ini bertujuan menghadirkan ruang kolaborasi bagi generasi muda agar mampu berkontribusi secara aktif dalam menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan yang berkembang di daerah.
Menurut Abdullah Ariansyah, keberadaan kepengurusan di setiap kecamatan menjadi fondasi penting dalam membangun gerakan kepemudaan yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Kami meyakini bahwa perubahan besar selalu berawal dari gerakan di tingkat lokal. Karena itu, Gen Z di setiap kecamatan harus hadir sebagai motor penggerak pembangunan, bukan hanya menjadi penonton. Melalui semangat Berpikir, Bergerak, Berdampak, kami ingin melahirkan pemuda-pemuda yang kritis, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Musi Banyuasin,” ujar Abdullah Ariansyah.
Fokus pada Lima Isu Strategis
Dalam menjalankan agenda organisasi di tingkat kecamatan, Gen Z Institut Muba akan memprioritaskan pengawalan terhadap lima isu strategis yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masa depan generasi muda, yaitu:
1. Politik dan Literasi Demokrasi
Meningkatkan pemahaman politik yang sehat, memperkuat budaya demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam mengawal kebijakan publik dan proses pembangunan daerah.
2. Lingkungan Hidup dan Kelestarian Alam
Mengembangkan gerakan kepedulian lingkungan melalui edukasi, aksi pelestarian alam, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta kampanye hidup berkelanjutan.
3. Pendidikan dan Peningkatan Akses
Mengawal pemerataan akses pendidikan yang berkualitas, meningkatkan kapasitas pelajar dan mahasiswa, serta memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda di seluruh wilayah Musi Banyuasin.
4. Kesehatan Mental (Mental Health)
Membangun ruang aman (safe space) bagi anak muda melalui edukasi, kampanye kesadaran, serta advokasi mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
5. Kewirausahaan (Entrepreneurship)
Mendorong lahirnya wirausahawan muda yang inovatif melalui pelatihan, pendampingan usaha, penguatan UMKM, serta pemanfaatan teknologi dan ekonomi digital sebagai peluang pengembangan bisnis.
Open Recruitment Pengurus Kecamatan
Sebagai tahap awal ekspansi organisasi, Gen Z Institut Muba akan membuka proses konsolidasi sekaligus open recruitment calon pengurus di seluruh kecamatan. Kesempatan ini terbuka bagi pemuda-pemudi Musi Banyuasin yang memiliki semangat kepemimpinan, kepedulian sosial, serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Melalui pembentukan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, Gen Z Institut Muba menargetkan lahirnya kader-kader muda yang adaptif, berintegritas, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tentang Gen Z Institut Musi Banyuasin
Gen Z Institut Musi Banyuasin merupakan organisasi kepemudaan yang berfokus pada pemberdayaan Generasi Z melalui pengembangan kapasitas kepemimpinan, literasi demokrasi, pengawalan isu-isu strategis, serta penguatan kolaborasi sosial. Berlandaskan semangat “Berpikir, Bergerak, Berdampak”, organisasi ini berkomitmen melahirkan generasi muda yang kritis, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin.




