Daerah  

Reno Handoyo Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KONI Kabupaten Probolinggo 2026-2030

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Reno Handoyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2026-2030. Ia menggantikan H. Zainul Hasan yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.

Reno ditetapkan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Gedung Madakaripura Lantai 5, Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, Reno menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi persyaratan administrasi dan memperoleh dukungan mayoritas pemilik hak suara.

Pemilihan dipimpin Muchlis sebagai ketua sidang, dengan Budi Eko Prasetyo dan Erfan Yulianto sebagai anggota. Dari 44 cabang olahraga yang memiliki hak suara, Reno mengantongi dukungan lebih dari 50 persen ditambah satu suara. Forum kemudian menetapkannya sebagai ketua umum secara aklamasi.

Baca juga  Menperin: Industri Manufaktur Masih Jadi Penopang Utama Ekonomi Nasional

Dalam pemaparan visi dan misi, Reno mengatakan akan membenahi tata kelola organisasi agar lebih transparan dan akuntabel. Menurut dia, penguatan organisasi menjadi bagian penting untuk mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi atlet Kabupaten Probolinggo.

Reno juga menjanjikan pembinaan atlet sejak usia dini. Ia akan mendorong peningkatan kualitas pelatih dan pengurus cabang olahraga melalui pendidikan dan pelatihan. Program itu ditujukan untuk memperkuat regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Selain pembinaan prestasi, Reno memasukkan pengembangan sport tourism sebagai salah satu agenda kepemimpinannya. Event olahraga, kata dia, tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga diharapkan dapat menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Baca juga  Menpora Hadir di Festival Pagar Nusa Se-Jatim

Untuk menjalankan program tersebut, Reno mengatakan KONI perlu memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, investor, dan sektor industri. Kemitraan serta program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dinilai dapat menjadi salah satu sumber dukungan bagi pengembangan olahraga.

“KONI tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet berjalan maksimal dan prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus meningkat,” kata Reno dalam Musorkab.

Terpilihnya Reno menandai pergantian kepemimpinan KONI Kabupaten Probolinggo dari Zainul Hasan. Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat organisasi dan pembinaan atlet sehingga prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo dapat bersaing di tingkat Jawa Timur, nasional, hingga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *