Daerah  

DWP Kabupaten Probolinggo Dorong Ketua Unit Pelaksana Jadi Pemimpin Transformatif

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo mendorong para ketua unit pelaksana meningkatkan kemampuan kepemimpinan di tengah perubahan organisasi yang semakin dinamis. Upaya itu dilakukan melalui bimbingan teknis kepemimpinan yang digelar di Gerbang Wisata Sukapura, Kamis, 6 Agustus 2026.

Bimtek bertema “Kepemimpinan Transformatif: Ketua Dharma Wanita Persatuan Membangun Organisasi yang Profesional, Berdaya dan Berkontribusi bagi Kabupaten Probolinggo” tersebut diikuti 70 peserta. Mereka merupakan Ketua DWP Unit Pelaksana dari organisasi perangkat daerah, Sekretariat Daerah, instansi vertikal, dan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan kepemimpinan transformatif menjadi kebutuhan organisasi untuk menghadapi perubahan. Menurut dia, seorang pemimpin tidak cukup hanya mampu menjalankan organisasi, tetapi juga harus bisa membaca peluang dan menggerakkan anggota.

“Seorang pemimpin harus mampu melihat peluang, beradaptasi dengan perubahan, membangun komunikasi yang baik serta menciptakan lingkungan organisasi yang terbuka, inklusif dan kolaboratif,” kata Rita.

Baca juga  Keren! Satu Keluarga DPR Tanggap Covid-19

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Fatayat NU Jawa Timur Dewi Purwanti sebagai narasumber. Selain memperoleh materi kepemimpinan, peserta mengikuti senam bersama dan outbound. Kegiatan itu diarahkan untuk memperkuat komunikasi, kerja sama, kepercayaan, dan kekompakan antarpeserta.

Ketua Panitia Galuh Hudan Syarifuddin mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kepemimpinan, tetapi juga pengalaman membangun kerja sama dalam organisasi.

“Dengan kegiatan ini kami berharap lahir Ketua DWP Unit Pelaksana yang adaptif, inspiratif, komunikatif, kolaboratif dan mampu menggerakkan seluruh anggota untuk bersama-sama mencapai tujuan organisasi,” ujar Galuh.

Rita mengatakan DWP memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat pemberdayaan perempuan, dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, ia menilai organisasi membutuhkan pemimpin yang profesional, kreatif, dan inovatif.

Baca juga  Sekolah Rakyat Permanen Kota Pasuruan Capai 81 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Juli

Ia meminta peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama bimtek di lingkungan kerja masing-masing. Ilmu dan pengalaman tersebut, kata Rita, juga perlu ditularkan kepada anggota DWP Unit Pelaksana.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta membangun Dharma Wanita Persatuan yang semakin profesional, mandiri, berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Probolinggo,” tuturnya.

Rita juga mengajak para ketua unit pelaksana memperkuat sinergi melalui komunikasi dan kolaborasi. Ia berharap kepemimpinan yang adaptif dan transformatif dapat membuat DWP semakin maju serta memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *