PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Kabar buat para guru yang masih berkeinginan untuk meneruskan studi nih. Kabar beasiswa untuk Guru bernama Program Teacher Training 2019 (Program non-gelar). Pendaftarannya sudah berlangsung sejak 13 Desember 2018. Tapi masih ada kesempatan untuk mendaftar hingga tanggal 15 Januari 2019.
Bagi yang berminat, segera dicatat batas akhir pendaftarannya. Jangan sampai kelewat. Tapi sebelum mendaftar, sebaiknya disimak dulu, apa itu Program Teacher Training.
Dikutip dari laman resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Program Teacher Training adalah salah satu program beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya.
Baca Juga:
- Amnesty International Indonesia: Yuk, ikut Write for Rights!
- Lomba Nulis Blog 2019 Berhadiah 30 Juta, Ikutan Yuk!
- Call for Paper Jurnal Perempuan: Pemikiran dan Gerakan Perempuan di Indonesia
“Penerima beasiswa akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru. Program ini adalah program non-gelar dan lama studinya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan pertama belajar bahasa Jepang) dari September atau Oktober 2019 hingga Maret 2021,” tulis dalam infor tersebut, dikutip pilihanrakyat.id, Minggu (30/12/2018).
Berikut ini Jadwal Penyeleksian, Fasilitas yang disediakan, serta syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh para calon penerima Program Teacher Training 2019 ini:
A. JADWAL PENYELEKSIAN
- Masa Pendaftaran : 13 Desember 2018 – 15 Januari 2019.
- Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 31 Januari 2019.
- Ujian Tulis : 7 Februari 2019.
- Pengumuman Hasil Ujian Tulis : 18 Februari 2019
- Ujian Wawancara : 25-26 Februari 2019.
- Pengumuman Hasil Ujian Wawancara : 1 Maret 2019.
- Pengumuman Final dari MEXT : Juli 2019.
- Berangkat ke Jepang : September 2019
- Jadwal ujian dapat berubah.
B. FASILITAS
- Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya.
- Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/ bulan
- Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang.
- Bebas biaya pembuatan visa pelajar.
Beberapa universitas menyediakan asrama. Biaya dibayarkan dari tunjangan hidup yang diberikan. Untuk universitas yang tidak menyediakan asrama, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan.
Simak: Lomba Menulis Artikel Berhadiah Rp 75 Juta untuk Wartawan dan Umum
C. PERSYARATAN
- Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2019 (lahir pada atau setelah 2 April 1984).
- Lulusan minimal D4 atau S1.
- Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di lembaga pendidikan formal, yaitu SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsb), serta SLB.
- Pelamar telah atau akan mengajar minimal 5 tahun di lembaga pendidikan formal pada tanggal 1 Oktober 2019.
- Semua bidang pendidikan ditawarkan kecuali, PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Arab, Pendidikan Agama dan Perhotelan.
- Sehat jasmani dan rohani (bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan dalam kondisi hamil saat melamar maupun saat keberangkatan).
- Bersedia belajar bahasa Jepang.
Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir.
Apabila setelah kembali dari Jepang pelamar tidak mengaplikasikan pengalamannya sebagai guru, maka pelamar wajib mengembalikan seluruh tunjangan beasiswa yang telah diterima.
Baca Keterangan Selengkapnya di sini: Program Teacher Training 2019
SIMAK:
- Penyair atau Bukan Diundang Ikut Antologi Puisi Dari Negeri Poci 9
- Sastrawan Nusantara Diundang Ikuti Event Erupsi Sastra Nusantara 2019
- Lamaran Terbuka Program Residensi Seniman 2019 Bagi Para Seniman Indonesia
Editor: Didik H.





