Nadiem Menyambut Baik Kegiatan Kebudayaan itu

Bertajuk 'Kampus Merdeka', Nadiem Makarim Luncurkan 4 Kebijakan Baru, Apa Saja?, (Foto: Istimewa)
Bertajuk 'Kampus Merdeka', Nadiem Makarim Luncurkan 4 Kebijakan Baru, Apa Saja?, (Foto: Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Semua aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat perkumpulan, pernikahan, sholat Jum’at, bahkan pertemuan sholawatan oleh pemerintah Indonesia. Akan tetapi ketika ada acara kebudayaan, Menteri Kebudayaan dan pendidikan malah menyambut baik acara itu. Gimana tanggapan pihak aparat dalam acara kebudayaan itu?

Kalau kita waspada dalam mencegah pernyebaran virus Corona yang ada di Indonesia, seharusnya semuanya di Lockdown tanpa kecuali. Kalau dalam acara tersebut membawa benih-benih virus seperti apa, apa Nadiem Akan bertanggung jawab?

Sebelumnya, sudah ada sejumlah Seniman berinisiatif untuk melakukan pertunjukan melalui sistem dalam jaringan (daring) selama masa pandemi COVID-19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, menyambut baik kegiatan tersebut.

Baca juga  Cara Mencegah Virus Corona Ala Indonesia

“Ini wujud nyata gotong royong memajukan kebudayaan. Kita tidak tinggal diam menghadapi pandemi COVID-19 ini, tapi justru secara aktif membantu sesama dengan karya kreatif, dengan cara yang juga inovatif. Luar biasa,” kata Nadiem dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/03/2020).

Nadiem mengatakan program tersebut dapat membantu para pekerja seni tetap produktif di masa pandemi COVID-19. Dengan begitu, menurut Nadiem, masyarakat juga dapat belajar tentang kebudayaan dan kesenian Indonesia.

“Dengan adanya program ini kita bisa membantu para pekerja seni dan pelaku budaya untuk tetap produktif di tengah masa sulit ini. Para pemirsa pun bisa belajar banyak tentang kekayaan seni dan budaya kita,” ucap Nadiem.

Baca juga  Semarak Ultah SMP dan SMA Badridduja

Adapun pertunjukan daring itu akan dimulai pada Senin 30 Maret 2020 melalui akun youtube resmi Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, ‘Budayasaya’. Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Hilmar Farid menegaskan program tersebut dibuat oleh para seniman di rumahnya masing-masing.

“Kemendikbud akan membantu dari segi produksi dan menyiarkan hasilnya melalui akun budayasaya. Tapi selanjutnya kita ingin menggandeng lebih banyak komunitas kreatif, lembaga kebudayaan, dan juga siaran televisi, agar jangkauannya lebih luas,” ujar Hilmar. (Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *