Cara Mencegah Virus Corona Ala Indonesia

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Cara pencegahan virus corona tidak menyebar ala Indonesia dengan aparat kepolisian atau Polri langsung melakukan penyisiran ditempat-temapt rame seperti halnya menyisir tempat rame, tempat nongrong cafe, dan tempat lain yang berpotensi untuk menularan virus.

Hal itu dilakukan oleh Mabes Polri yang menegaskan akan menindak secara hukum kepada masyarakat yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah, khususnya anjuran tak berkumpul atau bersosialisasi. Ancaman ini dikeluarkan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Polri tidak ingin akibat berkerumunan, apalagi hanya karena nongkrong-nongkrong, ngopi di kafe, penyebaran virus ini bertambah. Jadi kami akan lakukan pembubaran, bila perlu dengan sangat tegas,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal melalui konferensi pers pada Senin, 23 Maret 2020.

Hal itu menjalankan aturan pada Pasal 212 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 214 KUHP, Pasal 126 ayat (1) KUHP, dan Pasal 128 KUHP.

Baca juga  Raih Penghargaan KLA, Bupati Purbalingga; Ini Bentuk Kepercayaan Pusat Atas Kesejahteraan Anak di Purbalingga

Pasal 218 KUHP menyatakan, “Barang siapa yang waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah”.

Sementara Pasal 212 KUHP menyatakan, “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah”.

Baca juga  Pernyataan Sikap FSPBUN Atas Operasi Tangkap Tangan KPK Yang Melibatkan Direksi Holding PTPN Group
Baca juga  IKA UIN Surabaya; KPK Krisis Kepercayaan, Penetapan Imam Terkesan Dipaksakan

“Kaitannya dengan pasal 214 KUHP adalah jika hal tersebut dilakukan oleh dua orang atau lebih maka ancaman pidananya maksimal tujuh tahun penjara,” ucap Iqbal.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis juga telah mengeluarkan Maklumat Kapolri Mak/2/III/2020, yang menyatakan bahwa langkah tersebut akan dilakukan guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat secara umum. Terlebih, pemerintah pusat dan daerah pun telah mengeluarkan kebijakan penanganan virus corona, sehingga Polri akan turut mengambil peran.

Idham meminta agar masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang atau massa dalam jumlah besar. Baik di tempat umum maupun lingkungan sendiri. Kegiatan yang dimaksud dapat berupa pertemuan sosial, budaya dan keagamaan seperti seminar, lokakarya, sarasehan, dan sebagainya. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Louncing Buku “100 Pesantren Ekonomi”, Menag Minta Pesantren Harus Berinovasi

PILIHANRAKYAT, Jakarta- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil meminta pesantren untuk berinovasi agar bisa beradaptasi dalam era perkembangan teknologi seperti sekarang...

ASN Perlu Terampil Di Era Transformasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Pelayanan publik di era transformasi digital membutuhkan dukungan peran aparatur sipil negara (ASN) yang...

Dorong SPKLU Jawa Tengah; 2022 PLN Siap Bangun 6 SPKLU

PILIHANRAKYAT.ID, Jawa Tengah- Pemerintah tengah mendorong pertumbuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia. Tercatat...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...