Kans Besar Gus AMI didukung Generasi Z

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Bertempat di Kafe Kala Tebet, Institute Kebangsaan menggelar ngobras Ramadhan dengan menghadirkan direktur lembaga survey Alvara institute dan direktur lembaga riset dan advokasi Lanskap Indonesia. Diskusi yang dihadiri puluhan anak muda ibukota ini membahas tentang potensi partisipasi dan sikap milenial menjelang pemilu 2024.

Hasanuddin Ali, Direktur Alvara Research narasumber dalam diskusi tersebut mengatakan, Pemilu 2024 adalah momentum generasi milenial menentukan pilihan pemimpin dengan cermat, mengingat Indonesia emas 2045 semakin dekat.

“Generasi Milenial Indonesia akan menjadi populasi terbesar saat Indonesia memasuki usia emas 2045. Potensi suara mereka yang sangat besar selalu menarik jika dikaitkan dengan pilpres 2024. Kita akui sekalipun pilpres masih lama, 3 tahun lagi, namun semua hiruk pikuk hari ini pasti terkait dengan pilpres 2024, milenial harus sudah mempunyai pilihan yang tepat,” Ujar Hasanuddin Ali mengawali paparannya.

Pada tahun 2024, separuh lebih pemilih adalah gabungan generasi milenial dengan GenZ/pemilih muda. Dan harus diakui untuk mendapat atensi kelompok pemilih muda ini tidak mudah. Jadi kalau ditanya ke milenial, figur seperti apa yang akan dipilih, susah dijelaskan. Dibutuhkan cara yang jitu untuk bisa berhubungan dengan generasi ini

Baca juga  Johanis Tanak Dilema Terkait Kasus Mantan Gubernur Sulteng

“Tidak mudah mendapatkan perhatian dari milenial. Mereka cenderung apatis namun juga mereka sebenarnya memperhatikan kondisi politik. Suara milenial juga susah ditebak, sebab mereka seringkali baru memutuskan dihari hari terakhir menjelang pencoblosan. Yang penting tidak dimusuhi anak anak milenial. Sekali mendapatkan atensi dan perhatian, maka peluang mendapatkan suara dari pemilih milenial akan besar. Berteman bergaul dengan milenial adalah kunci. 4 hal di atas adalah isu yang banyak diperbincangkan anak anak milenial. Maka jika seorang capres hadir dalam tema perbincangan di atas, maka otomatis seorang capres akan mulai dikenal dikalangan milenial.” Ujar Hasanudin Ali

“Gus Ami memiliki posisi politik yang unik. Sebab menjadi Ketua umum partai politik sekaligus wakil Ketua DPR RI bidang koordinator Kesejahteran Rakyat. Konsistensi Gus Ami dalam memperjuangkan pendidikan murah dan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup bisa menjadi modal besar mendapatkan dukungan dari GenZ. Gus Ami juga tercatat sebagai Ketum Partai Politik pertama yang datang di Acara Conferenc of Parties (COP 25) 2 tahun lalu di Madrid. Forum tertinggi perubahan iklim dunia. Ini menandakan komitmen yang kuat terhadap isu isu Lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. Inilah posisi unik dan kesempatan yang sangat terbuka untuk Gus Ami” ujar Agung

Baca juga  93 Persen Anggaran Gizi Nasional 2026 untuk Program Makan Bergizi Gratis

Senada dengan Hasanuddin Ali, Ketua DPW Gerbang Tani DIY Mohammad Rosul mengatakan, Gus AMI sangat potensial mendapatkan dukungan dari kalangan muda, mengingat pemikiran-pemikiran Gus AMI sangat dekat dengan anak muda, PKB pun hari ini banyak diisi anak-anak muda.

“Gus AMI potensial didukung kalangan muda, pemikiran-pemikiran Gus AMI selalu kekinian, mampu mengikuti perkembangan zaman, contoh kecil Gus AMI sangat aktif bermedia sosial, pembawaanya juga santai, tidak kaku. Ini contoh kecil, masih banyak contoh lainnya yang tidak dapat sebutkan satu persatu”, pungkas Rosul.

(RED/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *