PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kurang dari setengah bulan setelah insiden penusukan seusai konser NDX AKA di Alun-Alun Kraksaan, aparat kepolisian akhirnya mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Tim gabungan Polsek Kraksaan dan Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penangkapan melalui serangkaian penyelidikan intensif, mulai dari analisis rekaman video amatir hingga keterangan sejumlah saksi.
Korban, seorang pemuda asal Desa Brabe, Kecamatan Maron, mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Ketua BEM Probolinggo Raya, Dendi Junaidi, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat aparat keamanan. “Tidak sampai setengah bulan, polisi berhasil menangkap enam pelaku. Ini bukti kesigapan dan keseriusan aparat dalam merespons keresahan masyarakat,” ujarnya.
Dendi juga berharap penanganan kasus ini menjadi momentum penting agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo. “Kami berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi. Kabupaten Probolinggo harus tetap aman dan damai,” katanya.
Pihak kepolisian memastikan masih menelusuri peran masing-masing pelaku dan motif utama penyerangan. Enam pelaku yang telah diamankan kini menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Probolinggo.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengamanan yang memadai dalam gelaran musik berskala besar. Polisi menegaskan akan meningkatkan pengawasan pada setiap kegiatan publik untuk mencegah potensi kericuhan serupa.




