Buku Dwi Bahasa “17.000 Islands of Imagination” Diluncurkan di Yogyakarta

YOGYAKARTA – Satellite Event 2015 @Jogja berlangsung semarak tadi malam di Ayumi Cafe, jl. Nologaten (5/11). Setelah malam jarum jam di dinding Ayumi Cafe menunjukkan acara segera dimulai. Iffah Hannah selaku presenter/Master of Ceremony segera mengambil alih forum yang dikemas seperti ngopi/nongkrong biasa, memulai pembukaan acara. Meja-meja putih (cukup elit) yang sudah penuh hadirin, senyap dan fokus pada sang MC.

Acara Satellite Event 2015 @Jogja dibuka dengan acara panggung puisi maraton oleh beberapa pembaca puisi terbaik di Yogyakarta. Pembaca puisi pertama dilakukan oleh Achika Afriyati asal Kota Gede, Yogyakarta. Achika Afriyati membaca puisi karya Tia Setiadi selaku salah satu peserta dari 16 penulis UWRF 2015. Pembaca puisi kedua dipanggungkan oleh Dita Yulia Paramita yang aktif di Komunitas JAB Yogyakarta. Dita membacakan puisi karya Raedu Basha yang juga salah satu peserta UWRF 2015. Selanjutnya, pembaca puisi ketiga adalah penyair Raedu Basha. Raedu membacakan puisi karyanya sendiri berjudul “Radarparana” yang juga termaktub dalam buku “17.000 Islands of Imagination (17.000 Pulau Kaya Imajinasi)– A Bilingual Anthology of Indonesian Writing”.

Raedu Basha Baca Puisi (via youtube.com)
Baca juga  KPU Kota Probolinggo Tetapkan Pasangan Dr Aminudin - Ina Buchori Resmi Jadi Walikota Terpilih

“Pembaca puisi yang lain seperti Kedung Dharma Romansha empunya Antologi Puisi “Utherus”, dan Iqbal H Saputra, belum datang karena ada acara lain yang tidak dapat ditinggalkan.” Kata Iffah Hannah selaku MC yang disampaikan kepada hadirin yang sedang menikmati suguhan dari Satellite Event 2015 @Jogja di Ayumi Cafe tadi malam.

Pembacaan puisi dari ketiga pembaca tadi merupakan acara pembuka yang sekaligus menjadi penanda daridiluncurkannya buku “17.000 Islands of Imagination – A Bilingual Anthology of Indonesian Writing” secara simbolis.

Baca juga  Dukung Program Presiden, Kejari Probolinggo Wujudkan MBG di Sekolah Dasar

Setelah acara pembacaan puisi, MC menyerahkan acara kepada moderator yang sudah hadir di tengah-tengah hadirin, yaitu Tia Setiadi. Tepuk tangan hadirin semakin menghangatkan malam di Ayumi Cafe.

Dalam acara peluncuran buku yang menjadi bagian dari Satellite Event 2015 @Jogja dihadiri oleh sekian penyair-penyiar muda yang bermukin di Yogyakarta. Mereka berangkat dari beragam komunitas sastra dan teater di Yogyakarta seperta: Lesehan Sastra Kutub Yogyakarta, Teater Eska, Komunitas Panjang Umur (KPU), Menulis Pinggir Rel (MPR), Kemunitas Penari FADIB Suka Yogyakarta. Serta beberapa penyair/Cerpenis seperti Indrian Koto, Mutia Sukma, Dimas Indiana Senja, dan lain sebagainya. Yang paling penting dari para hadirin tadi malam adalah penulis kelahiran Papua, Aprilia. Dialah penulis dari Papua yang menasional sejak dirinya diundang ke UWRF tahun 2012 lalu. (SEL.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *