Geram! Ungkap Ibunda Evan Dimas Saat Doan Van Hau Injak Kaki Anaknya Hingga Cidera di Final SEA Games 2019

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID,Bek Vietnam, Doan Van Hau tiba-tiba injak kaki kiri Evan Dimas hingga menyebabkan cidera yang cukup parah.

Buntut Doan Van Hau mendadak injak kaki membuat Evan Dimas harus keluar lapangan dan tak bisa tampil di Final SEA Games 2019.

Akibat hal tersebut, warganet memprotes keras aksi wasit yang tidak memberikan kartu pada Doan Van Hau pada laga tadi malam.

Bahkan, komentar pedas netizen Tanah Air pun bergulir deras di kolom komentar media sosial Doan Van Hau.

Sementara itu, insiden tersebut turut disaksikan oleh ibunda Evan Dimas, Ny Ana.

Ditemui di kediamannya saat menonton laga Timnas Indonesia vs Vietnam malam tadi, Ny Ana mengaku kesal dan kecewa atas tindakan wasit.
“Sangat sedih mas, kesel dan kecewa sama wasitnya,” terang Ana pada Surya, di sela-sela laga Timnas Indonesia vs Vietnam.

Seharusnya kejadian tu berbuah pelanggaran, karena Ana menilai bahwa pemain lawan sudah mengarah permainan kasar.

“Pemain Vietnam bukan nendang bola, tapi sengaja ingin cederai Evan. Semoga Evan tidak apa-apa,” tegas perempuan 44 tahun itu.

Meski panik, Ana menuturkan belum bisa menghubungi langsung Evan atau dokter timnas untuk menanyakan kondisi terkini dari Evan Dimas.

Baca juga  Workshop & Vlog Competition 2019 di PT Panasia Griya Mekarasri

“Masih belum ada kabar pasti. Mungkin mareka masih fokus pertandingan, semoga segera ada kabar,” pungkas Ana.

Meskipun harus menerima kekalahan dan menerima medali perak, Timnas Indonesia terus banjir support dari pendukungnya di Tanah Air.

Evan Dimas pun tampak mendapatkan banyak doa agar segera sembuh dari cedera yang kini dialaminya.

Baca juga  DKI Butuh Wagub Baru, Syarif; Anis Segera Mencari Pengganti Sandiaga Uno

Dari kalangan warganet pun, banyak yang menyesalkan aksi Doan Van Hau yang dinilai sengaja melukai kaki Evan Dimas di menit-menit awal pertandingan.

Kendati demikian, Evan Dimas mengaku telah memaafkan perbuatan Doan Van Hau kala itu.
Dilansir dari Bolasport.com dalam artikel ‘Peluk Erat Pemain Vietnam Hingga Permintaan Maaf ke Evan Dimas’ berikut kata Doan Van Hau.

“Saya sudah meminta maaf kepada Evan Dimas atas kejadian tadi,” kata Doan Van Hau.

Evan Dimas pun menganggap hal tersebut wajar terjadi di pertandingan sepak bola, terlepas dari ada tidaknya unsur kesengajaan dari tim lawan.

“Van Hau Doan telah meminta maaf kepada saya,” ucap Evan Dimas.

Baca juga  Perketat Akses Keluar Jakarta, Polisi Tutup Jalan Layang MBZ

“Kami tidak punya masalah sama sekali. Saya tidak tahu apakah dia sengaja melakukan itu atau tidak, tetapi kita semua ingin meraih kemenangan. Apapun yang terjadi, saya pikir kita harus menghargainya,” imbuhnya.

“Ini adalah sebuah kejadian yang tidak sengaja dalam sepak bola,” kata Doan Van Hau.
Sementara itu, Doan Van Hau juga terlihat memeluk Evan Dimas yang saat itu duduk di kursi roda di tengah lapangan.

Doan Van Hau terlihat berkalung medali emas, sementara Evan Dimas tampak berbesar hati dengan medali peraknya.

Media Vietnam pun turut menyoroti aksi Evan Dimas yang saat itu duduk di kursi roda untuk penerimaan medali.

Salah satu medua Vietnam, bongda24h.vn turut mengabarkan momen kurang beruntung yang dialami oleh Evan Dimas.

Dalam pemberitannya, bongda24h.vn memberikan julukan Evan Dimas sebagai Messi Indonesia yang terluka dan menggunakan kursi roda untuk menerima medali.

Media ini juga mengulas detik-detik Evan Dimas cedera karena ulah dari bek Vietnam, Van Hau Doan.

Ia mengaku kesal terhadap pemain Vietnam tersebut, termasuk wasit pertandingan. (Nolhe/PR.ID)

Baca juga  Ahmad Hilmy; Kebersamaan 'Starting' Kepemimpinan Ibu Khofifah
- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

DPD KNTI Tanjungbalai sesalkan Tidak Semua Nelayan Tradisional Mendapatkan Asuransi Nelayan

PILIHANRAKYAT.ID, Sumatera Utara-Senin Tanggal 4 Oktober PLT Walikota memimpin Apel pagi sekaligus pemberian asuransi ramayana untuk nelayan...

BEM PTAI : Tidak Masuk Akal TNI Disusupi PKI, Masyarakat Sudah Cerdas

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia (BEM PTAI) bersilaturahmi dengan Panglima Kostrad Letjen...

Kiai Said: Kekayaan Simbol dan Kultural NU Intrumen Gerakan Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...