Indonesia Ladang Produksi Road Movie, Riri Riza: Sayang tak Banyak yang Suka

PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Sineas sekaligus Sutrada film Riri Riza berpandangan Indonesia sebagai ladang yang subur untuk pembuatan film bergenre perjalanan atau road movie. Karena bagi dia negeri ini memiliki kekayaan budaya dan lanskap alam yang menarik.

Riri mencontohkan jika seseorang mengadakan perjalanan di Pulau Jawa ia akan menemui keragaman bahasa dalam rentang waktu yang dekat.

“Dalam satu jam perjalanan saja kita akan menemukan cara berbicara yang  berbeda-beda di setiap tempat,” kata Sutradara Kulari Ke Pantai (2018) ini dalam Diskusi Film bertema Mengemas Travel Dalam Film yang digelar terkait Festival Film Tempo, di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat, (23/11/2018).

Baca juga  10 Hal Penting yang Harus Diketahui Dari Sosok Ketua Umum JMA Centre

Melimpahnya panorama alam, ragam tradisi dan budaya Indonesia, baginya ganre road movie ini justru tak begitu banyak dibuat di sini.

“Sayang pembuat film kita tak banyak yang suka perjalanan,” kata Riri.

Sementara itu, seorang programer, Lisabona Rahman yang turut berbicara dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa, film Genre road movie berawal dari sebuah film dokumenter yang diproduksi pada 1927.

Baca juga  Terkuak! Tamara Posting Foto Lagi Mesra, Ternyata Masih Brondong Nih

Lalu setelah perang dunia kedua, kata Lisabona, film-film fiksi perjalanan juga berbicara tentang kepahitan perang dan sebagainya.

Dalam perkembangan selanjutnya, film perjalanan menjadi reflektif karena tidak sekedar menunjukan perpindahan fisik karakter, tapi juga transformasi mental dan psikologis. Lisabona menunjuk film berjudul Journey to Italy (1953) (dibintangi  Ingrid Bergman dan Roberto Rossellini) sebagai salah satu tonggak jenis ini.

Editor: Didik Hariyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *