PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Aparat Polres Probolinggo mengamankan 21 sepeda motor yang terlibat aksi balap liar di Kecamatan Besuk pada Sabtu, 21 Februari 2026. Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dan khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan.
Balap liar tersebut disebut kerap dilakukan saat ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa dan berlanjut pada malam hari ketika arus lalu lintas relatif lebih lengang. Aktivitas itu dinilai tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan.
Pada Kamis, 26 Februari 2026, jajaran Polres Probolinggo yang dipimpin langsung Kapolres Wahyudin Latif memanggil para pelaku beserta orang tua atau wali mereka. Pembinaan dilakukan bersamaan dengan pengambilan kendaraan yang sebelumnya diamankan petugas.
Dalam arahannya, Wahyudin Latif menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Ia mengingatkan bahwa momentum Ramadhan seharusnya diisi dengan kegiatan positif.
“Bapak-Ibu semuanya jaga anak kita, demikian juga untuk anak-anakku semua dan adik-adikku, masa depan kalian masih panjang, jangan berbuat tidak baik apalagi di bulan Ramadhan,” ujar Wahyudin di hadapan para pelaku dan keluarganya.
Kapolres juga mengimbau remaja yang tidak terlibat balap liar agar tidak ikut-ikutan menonton atau mendekati lokasi balapan. Menurut dia, keberadaan penonton di sekitar arena balap liar tetap berpotensi membahayakan keselamatan dan memicu kerumunan.
Polres Probolinggo menyatakan akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan, khususnya pada jam-jam ngabuburit dan malam hari selama Ramadhan. Kepolisian berharap langkah pembinaan yang melibatkan keluarga dapat menekan aksi balap liar serta menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah Besuk dan sekitarnya.




