Ketum PBNU; Santri Harus Kreatif Dan Inofatif

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Hari ini merupakan tahun keempat Keluarga Besar Nahdatul Ulama dan seluruh Rakyat Indonesia menperingati Hari Santri. Hal itu memang selalu menjadi momentum, agar tidak ada yang lupa dengan sejarah santri yang juga berkontribusi terhadap bangsa.

Tepat pada tanggal 22 Oktober 2019 besok, kalangan santri akan merakanyakannya. Paslanya, pada tahun ini juga dapat penguatan dari negara bahwasanya pesantren sudah ada pengesahan Undang-undang (UU) Pesantren.

Sudah selayaknya kalangan santri hari ini ada yang memperkuat, sehingga ada pengesahan UU Pesantren. Semua itu hanya membangkitkan semangat kalangan santri, melalui pendidikan pesantren agar lebih meningkatkan perannya dalam menjaga bangsa dan negara.

Baca juga  Kemendagri Mengapresiasi Polpum Soedarmo

Pengurus Besar Nahdatul Ulama sudah mengeluarkan surat edaran bahwasanya kalangan santri hari ini harus kreatif, inofatif, dan beradaptasi dengan nilai-nilai baru yang baik, sekaligus teguh menjaga tradisi nilai-nilai lama yang baik.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama, Said Aqil Siroj, dalam surat edaran ini juga menjelaskan bahwasanya islam tidak boleh dibela dengan pekik tabir di jalan-jalan, dengan kerumunan massa yang mengibarkan bendera, dengan caci maki dan sumpah serapah.

Baca juga  Jokowi; Memperkenalkan Staf Khususnya Dengan Cara Duduk di Lesehan
Baca juga  Istighosah Untuk Negeri, GH; Menjaga Tradisi dan Kebudayaan Demi NKRI

“Kehancuran agama dari pembela yang tidak tahu caranya membela itu lebih besar daripada kehancuran agama dari para pencela,” kata KH Said Akil.

Kita juga tidak boleh melupakan sejarah kalangan santri yang berjuang mati-matian untuk membela bangsa Indonesia. Maka dari itu, Tanggal 22 Oktober nantik merupakan sejarah kalangan santri yang patut dirayakan oleh segenap santri dan rakyat Indonesia. (Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Pratikno, Resmi Ganti Nama Tol Jakarta Cikampek II Menjadi MBZ

PILIHANRAKYAT.ID. Jakarta-Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) resmi berganti nama menjadi jalan tol layang Mohamed Bin Zayed, pada...

PSTI DIY Gelar Rakerda, LTAD Jadi Fokus Garapan

PILIHANRAKYAT.ID, Jogja – Pengurus Daerah Persatuan Sepaktakraw Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2021- 2025 terus bergerak. Setelah...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

250 Juta Harga Jabatan di Kudus

PILIHANRAKYAT.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya telah menangkap Bupati Kudus, Muhammad Tamzil terkait kasus “jual-beli Jabatan” terus menelusuri dan memeriksa sekda dan...