Daerah  

Mediasi Motor Berujung Adu Jotos, Warga Maron Laporkan Debt Collector ke Polisi

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Dugaan perampasan sepeda motor oleh penagih utang kembali mencuat di Kabupaten Probolinggo. Sebuah video yang memperlihatkan cekcok hingga perkelahian antara warga Kecamatan Maron dan seorang pria yang disebut sebagai debt collector beredar pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Pria dalam video itu diidentifikasi sebagai Mahfud Rosi, warga Maron. Ia terlibat adu mulut dengan seorang pria yang diketahui sebagai Debt Collector. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026, selepas salat magrib, di wilayah Kalibuntu.

Saat dikonfirmasi, Mahfud mengatakan kedatangannya ke rumah seorang bernama Sahla di Kalibuntu bertujuan untuk berunding terkait sepeda motor milik keluarganya yang sebelumnya dirampas. “Awalnya kami ke sana untuk berunding soal motor keluarga saya yang dirampas,” kata Mahfud, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca juga  JongMa Probolinggo Raya Diluncurkan, Pemuda Madura Deklarasikan Gerakan Keilmuan hingga Ekonomi

Menurut dia, pertemuan yang semula dimaksudkan untuk mediasi berubah menjadi cekcok. Mahfud mengklaim terjadi adu argumen sebelum situasi memanas. “Kami sempat adu argumentasi. Tapi tiba-tiba Sahla langsung main tangan,” ujarnya. Ia mengaku mengalami luka di bagian dekat mata akibat insiden tersebut.

Video yang beredar, kata Mahfud, direkam oleh istri Sahla. Rekaman itu kemudian tersebar di media sosial dan memicu perhatian warganet.

Baca juga  DPC K-Sarbumusi Probolinggo Kecam Upah Murah PT Klaseman: “Ini Bentuk Perbudakan Modern”

Mahfud menyatakan telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kraksaan. Ia berharap aparat menindaklanjuti laporan itu dan menertibkan praktik penagihan utang yang dinilai meresahkan. “Saya berharap Probolinggo bersih dari premanisme,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sahla belum memberikan konfirmasi. Upaya permintaan keterangan yang dilakukan media ini juga belum mendapat respons.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *