PILIHANTAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah Al Amoudi, di Jakarta, Rabu, 10 September 2025. Pertemuan keduanya difokuskan pada persiapan penyelenggaraan haji 2026 serta upaya memperkuat kerja sama bilateral di bidang haji dan umrah.
Dalam kesempatan itu, Faisal Al Amoudi menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah RI sekaligus atas pengangkatan Irfan Yusuf sebagai menteri pertama yang memimpin lembaga tersebut. Ia menilai kehadiran kementerian baru ini sebagai langkah penting bagi Indonesia dalam meningkatkan layanan bagi jemaah.
Faisal menekankan pentingnya evaluasi penyelenggaraan haji 2025. Ia berharap Indonesia dapat mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut sehingga musim haji mendatang berjalan lebih baik. “Saya berharap penyelenggaraan haji ke depan dapat berlangsung lebih lancar,” kata Faisal.
Pemerintah Arab Saudi, ujar Faisal, membuka peluang kerja sama seluas-luasnya, tidak hanya terkait teknis operasional haji di Tanah Suci, tetapi juga mencakup penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Sebagai penutup pertemuan, Faisal menyampaikan undangan resmi kepada Irfan Yusuf untuk menghadiri perayaan Hari Nasional Arab Saudi, Yaumul Wathoni. Undangan ini disebut sebagai simbol penghormatan sekaligus komitmen Arab Saudi untuk mempererat hubungan diplomatik dan budaya dengan Indonesia.
Pertemuan ini menandai awal kolaborasi baru antara Indonesia dan Arab Saudi di bidang haji dan umrah, dengan tekad bersama menghadirkan penyelenggaraan ibadah yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi jemaah Indonesia.




