Daerah  

Milad ke-5 YANMU Hadirkan Neng Umi Laila, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Akbar di Gending

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Yayasan Maslahatul Ummah (YANMU) Desa Curahaawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menggelar puncak peringatan Milad ke-5 dengan mengadakan Pengajian Akbar pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Kiprah Nyata, Maslahah Lil Ummah” itu dipadati ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Neng Umi Laila saat hadir di Milad YANMU ke-5 Curahsawo Gending Probolinggo

Ribuan peserta yang hadir berasal dari keluarga besar santri YANMU serta masyarakat umum. Mereka memadati lokasi pengajian untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus mendengarkan tausiah dari dai kondang, Neng Umi Laila, yang menjadi penceramah utama dalam peringatan milad tahun ini.

Pendiri sekaligus Pengasuh YANMU, Akiduddin, mengatakan peringatan milad bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen yayasan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan pembinaan generasi muda.

Baca juga  DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Arif Hidayat, Dorong Mitigasi Usai Banjir di Leces

“Alhamdulillah, memasuki usia kelima ini YANMU terus berupaya istiqamah menjadi lembaga yang memberi manfaat bagi umat. Tema ‘Kiprah Nyata, Maslahah Lil Ummah’ menjadi pengingat bahwa setiap langkah yang kami lakukan harus menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh santri, wali santri, masyarakat, dan para donatur yang terus mendukung perjalanan YANMU hingga saat ini,” kata Akiduddin.

Selama ceramah berlangsung, jamaah tampak antusias menyimak materi yang disampaikan Neng Umi Laila. Suasana khidmat beberapa kali diselingi gelak tawa saat penceramah menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan gaya yang ringan dan mudah dipahami.

Baca juga  Raja Sejagat, Dari Dieng Ke Pasal Penipuan

Dalam tausiahnya, Neng Umi Laila mengingatkan pentingnya memiliki sifat dermawan dan menjauhi sifat kikir. Menurut dia, harta yang dibelanjakan di jalan kebaikan akan menjadi amal yang terus mengalir meski seseorang telah meninggal dunia.

“Jangan jadi orang pelit, karena orang pelit cepat meninggal atau sulit meninggal. Orang dermawan pahalanya terus mengalir walaupun sudah meninggal,” ujar Neng Umi Laila di hadapan ribuan jamaah yang memenuhi lokasi pengajian.

Peringatan Milad ke-5 YANMU berlangsung tertib hingga akhir acara. Panitia berharap kegiatan tersebut menjadi penyemangat bagi yayasan untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *