PILIHANRAKYAT.ID, Pasuruan-Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan layanan deteksi dini kanker gratis berbasis teknologi polymerase chain reaction (PCR). Program ini dijalankan melalui Dinas Kesehatan sebagai bagian dari penguatan layanan pencegahan penyakit tidak menular.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menyatakan pemeriksaan berbasis PCR memungkinkan identifikasi risiko kanker sejak tahap awal dengan tingkat akurasi tinggi. Deteksi dini dinilai penting untuk menekan angka keterlambatan diagnosis yang masih kerap terjadi di masyarakat.
Layanan ini menyasar kelompok masyarakat tertentu sesuai kriteria medis dan dilaksanakan secara bertahap di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. Pemerintah daerah juga menyiapkan alur pemeriksaan agar layanan dapat diakses tanpa biaya oleh warga.
Menurut Dinas Kesehatan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining kesehatan menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan kanker. Banyak pasien baru datang berobat ketika penyakit telah memasuki stadium lanjut.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Kementerian mendorong pemerintah daerah memperkuat program skrining dan deteksi dini sebagai strategi utama pengendalian kanker.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan beban pembiayaan kesehatan. Pemeriksaan berbasis teknologi laboratorium dinilai efektif jika dibarengi dengan edukasi dan akses layanan yang merata.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan deteksi dini kanker tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini diharapkan dapat menekan angka kematian akibat kanker sekaligus memperkuat layanan kesehatan preventif di daerah.




