PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya mencatat pembiayaan emas sebesar Rp2 triliun sepanjang 2025. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi secara nasional dan menempatkan Surabaya sebagai penggerak utama bisnis Pegadaian di Indonesia.
Manajemen Pegadaian Kanwil XII Surabaya menyebut lonjakan pembiayaan didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap produk berbasis emas, baik gadai maupun cicilan emas. Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas dinilai tetap menjadi instrumen yang aman dan mudah dicairkan.
“Tren pembiayaan emas menunjukkan pertumbuhan konsisten. Masyarakat semakin menjadikan emas sebagai pilihan utama dalam menjaga nilai aset,” kata perwakilan Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Rabu, 7 Januari 2026.
Pegadaian optimistis tren positif tersebut berlanjut pada 2026. Selain stabilitas harga emas, penguatan layanan digital, perluasan jaringan agen, serta inovasi produk dinilai berperan penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pergadaian.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pembiayaan berbasis emas di sektor pergadaian nasional terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. OJK menilai produk emas relatif memiliki risiko rendah dan diminati berbagai lapisan masyarakat, khususnya nasabah ritel dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pengamat ekonomi Universitas Airlangga, seperti dikutip Antara, menyebut tingginya pembiayaan emas mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan. “Dalam situasi ekonomi yang fluktuatif, emas menjadi pilihan rasional karena likuiditasnya tinggi dan nilainya cenderung stabil,” ujarnya.
Dengan capaian pembiayaan tersebut, Pegadaian menilai peran Surabaya semakin strategis dalam memperkuat kinerja perusahaan sekaligus mendorong inklusi keuangan melalui produk pembiayaan yang mudah diakses masyarakat.




