PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Madrasah Diniyah (Madin) Darul Ibad, Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menggelar pentas seni dalam rangka memperingati Haflatul Imtihan ke-19, Rabu, 2 September 2026.
Sejumlah tarian Islami ditampilkan para santri dalam kegiatan tersebut. Pentas seni menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas sekaligus keberanian tampil di hadapan wali santri dan masyarakat.
Selain penampilan seni, panitia juga menggelar pembagian hadiah kepada para santri yang meraih prestasi dalam berbagai kegiatan dan perlombaan selama rangkaian Haflatul Imtihan.
Ketua Panitia Haflatul Imtihan ke-19, Maulana Ishaq, mengatakan pentas seni dan pembagian hadiah merupakan bentuk apresiasi kepada para santri.
“Pentas seni ini kami jadikan sebagai ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas dan bakat mereka. Pembagian hadiah juga sebagai bentuk penghargaan kepada santri yang telah mengikuti kegiatan dan meraih prestasi,” kata Maulana Ishaq.
Menurut dia, Haflatul Imtihan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus apresiasi terhadap proses pendidikan yang telah dijalani para santri selama belajar di Madin Darul Ibad.
Kepala Madin Darul Ibad, Moh. Ainul Yaqin, mengatakan pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga pengembangan karakter dan potensi santri.
“Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan potensinya. Melalui pentas seni mereka belajar percaya diri, disiplin, dan bekerja sama. Sedangkan pemberian hadiah menjadi motivasi agar mereka semakin semangat dalam belajar,” ujar Ainul Yaqin.
Rangkaian Haflatul Imtihan ke-19 Madin Darul Ibad masih berlanjut. Acara puncak dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 3 September 2026.
Acara puncak tersebut akan diisi tausiah oleh mubaligh KH. Moh. Hafidz Rofi’i. Kehadiran mubaligh tersebut diharapkan memberikan pesan keagamaan sekaligus menjadi penutup rangkaian Haflatul Imtihan ke-19 Madin Darul Ibad.
Maulana Ishaq mengatakan panitia berharap acara puncak dapat menjadi momentum bagi para santri, wali santri, dan masyarakat untuk memperkuat semangat dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan.
“Kami berharap seluruh rangkaian Haflatul Imtihan ini memberikan manfaat, bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya pendidikan agama dan pembentukan karakter anak-anak,” katanya.




