PERGUNU Wisuda 62 Programer

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID-Yogyakarta, 5 Agustus 2020. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) melakukan wisuda secara virtual kepada 62 peserta pelatihan programer pada 4 Agustus 2020.

Pelatihan programer tersebut merupakan bagian dari kerjasama PERGUNU dengan Omahtech Yogyakarta yang memiliki misi mencetak sejuta programer handal dan profesional.

Saat dihubungi, A. Zuhri selaku koordinator pelaksana program menyampaikan bahwa untuk gelombang pertama ini ada 1000 pendaftar, namun yang mampu mengikuti pembelajaran hingga dinyatakan lulus ujian kompetensi sekitar 62 peserta, ada 2 orang melakukan ujian susulan. Peserta ada yang dari Ambon, Mimika Papua dan Aceh. Mereka semua masih berstatus pelajar baik di Madrasah mapun sekolah umum, MTs dan MA, SMA dan SMK juga ada.

Baca juga  Klarifikasi Ridwan Darmawan Terkait Berita Miring Kabinet Jokowi-Amin

Lebih lanjut, A. Zuhri juga menjelaskan bahwa Program ini akan terus dilakukan untuk mencetak Sejuta Programer khususnya dari bibit-bibit unggul dilingkungan Nahdlatul Ulama, ini sebagai jawaban atas kegelisahan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan peta jalan di era digital. Sebab kita ketahui bersama bahwa Pandemi Covid 19 ini telah mengubah cara kerja dan beraktivitas masyarakat kita. Untuk itu PERGUNU sudah sejalan di depan merespon tantangan tersebut. Kita ketahui, Indonesia setiap tahunnya masih kekurangan 600 ribu Programer profesional.

Baca juga  Sempat Bikin Heboh Publik, Akhirnya Vanessa Angel Ungkap Sosok Suaminya

Kita akui, untuk menumbuhkan bakat dan minat menjadi programer itu memerlukan ‘treatment’ yang berbeda. Bukan perkara yang mudah untuk memotivasi anak-anak kita agar menangkap peluang ini. Namun PERGUNU memiliki strategi dan kurikulum khusus sehingga anak-anak dapat merasa happy belajar dalam dunia Programing. Melalui pendampingan dari Pengurus Wilayah dan Cabang, Peserta pelatihan mendapatkan pendampingan disetiap sesi materinya. Dalam pelatihan ini juga, peserta tidak dipungut biaya sama sekali, alias gratis.

Baca juga  Presiden Jokowi Sebut Islam Masuk ke Nusantara Lewat Jalur Dialog dan Budaya

Sebagai penutup, A. Zuhri menyampaikan bahwa ini merupakan awal yang baik, kita akan buktikan dari lulusan terbaik ini sebagai prototype programer profesional bisa di lahirkan dari pelosok-pelosok negeri. Bahwa masyarakat NU akan panen kader melek teknologi.

(Tim Redaksi/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Misi Atasi Pandemi, Menkes: Vaksinasi Tuntas 12 Bulan

Herd immunity merupakan upaya menghentikan laju penyebaran virus dengan cara membiarkan imunitas alami...

Wamenkes: Mendiagnosa Covid19 Lebih Dini Mencegah Kematian

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono menegaskan kunci keberhasilan Indonesia dalam...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

250 Juta Harga Jabatan di Kudus

PILIHANRAKYAT.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya telah menangkap Bupati Kudus, Muhammad Tamzil terkait kasus “jual-beli Jabatan” terus menelusuri dan memeriksa sekda dan...