PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Dalam setiap pemimpin harus mempunyai cita-cita kerukunan bersama dalam membagun perubahan pada bangsa Indonesia. Ketua Umum Partai Gerindra setuju dengan hal itu.
Dengan tegas, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, meminta pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 agar rukun, tentram, damai dan jagan menerapkan sistem oligarki di Indonesia.
“Harmonis, kerukunan jangan sampai jadi oligarki,” kata Prabowo usai menerima kedatangan pimpinan MPR di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (11/10).
Prabowo menambahkan bahwa, seluruh elite politik di Indonesia harus bersatu demi kepentingan bangsa dan rakyat. Tak mudah membagun perubahan Indonesia, tanpa adanya kerja bersama.
Kemajuan dalam bangsa ini, tentu dengan adanya kerja bersama atau bisa disebut dengan Gotong Royong. Dengan kebersamaan itu akan membuat kerukunan bersama. Sebab, sudah diikat sifat solidaritasnya meskipun bukan diikat oleh sistem.
Tak hanya itu, Prabowo, juga meminta agar pimpinan MPR yang saat ini berjumlah 10 orang berlomba untuk membela kepentingn rakyat. Kinerja itu yang memang dibutuhkan oleh bangsa ini. Maka dari itu penting untuk menciptakan hidup rukun, damai, dan tentram.
“Itu harapan saya. Mereka adalah putra putri terbaik bangsa, mereka mewakili dan membela rakyat,” ucap Prabowo.
Lebih dari itu, Prabowo mengaku merasa dihormati dengan kedatangan pimpinan MPR untuk mengirimkan undangan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2019 mendatang.
“Saya merasa sangat dihormati kedatangan pimpinan MPR, termasuk mereka undang saya tanggal 20 (Oktober) pelantikan. Saya katakan akan hadir, wajib hadir sebagai warga negara untuk hormati sistem politik, hormati sistem konstitusi kita, menghormati negara kita,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengucapkan terima kasih kepada Prabowo karena telah menerima kedatangan pihaknya dengan baik.
Ketua umum Partai Gerindra itu bisa memberikan penyadaran terhadap pimpinan MPR hari ini. Karena dengan saran itu bisa memikirkan langkah perubahan untuk kedepannya.
(Rifa’i/PR.ID)




