PPKM di Perpanjang, IKAPPI Minta Percepatan Vakisin di Pasar Tradisional

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merespons baik pernyataan Presiden dalam pengumuman perpanjangan PPKM. Namun Ikappi menyampaikan, terdapat beberapa catatan mengenai sektor pasar tradisional yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Muhammad Ainun Najib Ketua Bidang Infokom DPP Ikappi mengatakan, terdapat beberapa catatan yang perlu diperhatikan pemerintah. 

Pertama, pedagang pasar mendorong percepatan vaksinasi di pasar tradisional sehingga herd immunity dapat terbentuk di pasar tradisional dan memastikan bahwa pasar tradisional adalah tempat transaksi yang nyaman.

“Kedua, Ikappi minta kepada pemerintah daerah untuk tidak sewenang-wenang terhadap kebijakan masing-masing daerah yang sudah di arahkan oleh Presiden,” ujar Ainun dalam keterangan resmi yang diterima pilihan rakyat, Senin (25/7).

Baca juga  Laga Persebaya vs PSS Sleman Berakhir Ricuh, Ini Respon Walikota Risma

Ainun menjelaskan, pembukaan pasar tradisional harus menyeluruh. Dimana walau bukan pedagang yang menjual bahan pokok, tetap harus dibuka dengan protokol kesehatan dan ketetapan jam operasional.

Selain itu Ikappi juga meminta pemerintah daerah untuk memperkuat protokol kesehatan dengan mengecek kembali tempat pencuci tangan, sabun dan perlengkapan lain yang ada di pasar tradisional. Sosialisasi penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional juga diminta lebih digencarkan.

Baca juga  Lanjutkan Laporan Jokowi: 24 Pelaku Pungli Diamankan Polisi Kapolres Metro Jakarta Utara

“Ikappi meminta kepada pemerintah daerah untuk gencar melakukan pembagian masker karena bagaimanapun juga kondisi pedagang cukup sulit untuk harus membeli masker dan menggunakan setiap hari berganti,” jelasnya.

Baca juga  3 Pencuri Spesialis Weekend

Terakhir, Ainun berharap baik pemerintah pusat ataupun daerah untuk melakukan pendataan kepada pedagang-pedagang, agar mendapat insentif atau penambahan modal ditengah kondisi yang terpuruk selama beberapa bulan terakhir.

Adapun dalam aturan PPKM yang diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang, sektor pasar tradisional terutama untuk kebutuhan pokok bakal diizinkan buka seperti biasa. Sementara pedagang yang menjual selain kebutuhan pokok hanya diizinkan buka hingga pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50%.

Kemudian, pedagang kali lima (PKL), toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan buka sampai pukul 21.00.

(RED/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Peringati Harlah Sarbumusi ke-66, Pengurus Adakan Istiqosah dan Doa Bersama

PILIHANRAKYAT. ID, Jakarta- Menjelang peringatan hari lahir Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) yang ke 66 tahun, DewanPimpinan...

KemenkoPMK Ajak Warga NU Istiqomah Praktikkan Instrumental Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan...

Tekan Perpres No 82, Menag Yaqud: Ini Bukti Kehadiran Pemerintah

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Nestapa Papua dan Konflik yang Berlanjut

“Mata saya memang tidak bisa melihat, tapi hati saya merasakan air mata dan penderitaan  orang Papua. Maka dari itu wahai orang Papua, hari ini kukembalikan...