PILIHANRAKYAT.ID, PEKANBARU – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan kepada masyarakat, agar tetap menjaga kedaulatan perairan Indonesia, dengan mengingatkan kepada sesama agar tidak menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.
“Jika alat tangkap tidak ramah lingkungan tetap diperbolehkan, itu anak-anak ikan akan diambil. Ikan-ikan di laut itu tidak perlu kita kasih makan, Tuhan yang kasih makan. Kita syukuri nikmat Tuhan itu dengan menunggu ikan-ikan itu boleh diambil sesuai dengan ukuran dan dengan alat tangkap yang ramah lingkungan,” jelas Menteri Susi saat sambutan di acara Parenting Akbar dan Makan Ikan di Taman Ahsantum Al-Ihsan Boarding School, Riau, Rabu (3/10/2018) lalu.
Simak:
- Susi Optimis Riau Akan Kembali Menjadi Bandar Ikan
- Menteri Susi: Indonesia Luar Biasa, Tapi Kita telah Gadaikan Kedaulatan kita
Susi menjelaskan kepada masyarakat, pengaturan dalam menangkap ikan, akan membuat jumlah ikan lebih banyak. “Kita harus memberikan waktu ikan kita untuk beranak pianak, renewable namanya. Kita pikirkan masa depan, atau mau serakah hari ini lalu ikan kita habis,” jelasnya.
Ia pun berharap, mengkonsumsi ikan dapat menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, tak hanya masyarakat pesisir, tapi juga masyarakat yang tinggal di kota dan pegunungan. Ia pun berpesan kepada ibu-ibu yang hadir, agar selalu menyediakan menu ikan di rumahnya.
“Ibu-ibu harus kasih makan anak-anak dari kecil itu ikan. Ikan juga lebih murah dari daging dan ayam. Ini bisa lebih hemat. Kalau tidak makan ikan nanti saya tenggelamkan. Tapi kata Pak Gubernur hari ini saya suruh ingatkan dulu. Tapi besok saya datang lagi, belum makan ikan, akan saya tenggelamkan,” ujar Menteri Susi sembari diiringi sedikit canda.
Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemareikan) akan terus digencarkan, untuk mengajak masyarakat Indonesia selalu mengkonsumsi ikan.
Baca Juga:
- Menteri Susi Ajak Mahasiswa Universitas Columbia Kelola Perekonomian Laut Berkelanjutan
- Susi Pudjiastuti: Laut Tumpuan Hidup Bangsa Tengah Menghadapi Ancaman
- Empat Tahun Jadi Menteri, Susi Tenggelamkan 488 Kapal Illegal Fishing
“Saya akan terus menerus berkeliling untuk mengkampanyekan Gemarikan. Kampanyekan untuk menjaga kedaulatan laut kita. Kita tidak boleh merusak laut kita sendiri apalagi sampai dicuri oleh asing. Daerah-daerah perbatasan harus kita perkuat dan kita jaga. Negara tanpa kedaulatan tidak bisa merencanakan dan berbuat apapun,” ujar Menteri Susi.
“Karena negeri tanpa kedaulatan seperti kita tanpa harga diri, tanpa punya kehormatan,” tegas Susi.
Editor: Didik Hariyanto





