PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Duka mendalam dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia atas terjadinya musibah Erupsinya Gunung semeru yang terjadi beberapa minggu yang lalu mengakibatkan 2 Kecamatan dan beberapa desa mengalami rusak parah dan hampir tidak dapat ditempati. Peristiwa Erupsinya Gunung Semeru telah mengakibatkan trauma bagi seluruh warga yang terdampak karena korban jiwa berjatuhan, harta benda hanyut terbawa lahar panas.
Tim Tagana PB PMII turun ke lapangan di daerah korban bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. PB PMII melakukan trauma healing ke anak-anak korban terdekat dari lokasi terjadi,yang mana memberikan pendampingan psikologi kepada anak-anak sekitar untuk lebih kuat dalam menerima kondisi yang ada. Trauma Healing ini dilakukan kepada anak dari usia sekolah TK hingga SD kelas V. Banyak varian usia yang didampingi dalam acara tersebut. Yakni sekitar 15-20 anak di lokasi terdekat di atas Gunung Semeru yang terdampak lahar panas di Desa Kampung Renteng dan Desa Sumberwuluh Kec. Candipuro.
Direktur Tagana, Sahabat Adlin Panjaitan menyampaikan bentuk upaya meningkatkan dalam mengembalikan semangat anak anak yang terdampak erupsi.
Dengan Adanya Trauma healing tersebut, PB PMII berharap cara ini sedikit membantu menghilangkan rasa trauma, ketakutan-ketakutan dan juga memberikan semangat dalam menghadapi,menerima dan juga membangkitkan kembali semangat hidup anak-anak yang kehilangan waktu dan juga sekolah yang sebelumnya mereka jalani.
(RED/PR.ID)




