PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta– Airlangga Hartarto,sosok pemimpin di partai Golkar yang memiliki prestasi cemerlang, berkat kepemimpinannya golkar meraih suara yang cukup drastis, langkah yang dilakukan Airlangga sangat piawai dalam mengakomodir para caleg milineal. Prestasi yang didapatkan oleh partai Golkar mengkokohkan Airlangga sebagai nahkoda yang belum ada tandingannya.
“Nyatanya selama dipimpin Airlangga, dinamika Partai Golkar sangat kondusif. Airlangga mampu merangkul semua faksi. Dan hebatnya lagi dalam pencalegan Pemilu Legislatif 2019, Airlangga mengakomodir caleg milenial sebanyak 133 caleg dari 573 caleg DPR yang diajukan Partai Golkar.” ungkap Sya’roni Ketua Presidium PRIMA (Perhimpunan Masyarakat Madani) 21/08/2019.
Di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar meraih suara sebanyak 12,31 persen pada Pemilu 2019. Melonjak drastis dibanding elektabilitas tahun 2017 ketika belum dipimpin Airlangga.
Atas prestasi tersebut dan atas kepiwaian Airlangga dalam menakhkodai Partai Golkar, maka sudah selayaknya bila kepemimpinannya dilanjutkan.
Prestasi Airlangga Hartarto memimpin Partai Golkar selama 2017-2019 patut diapresiasi. Raihan 85 kursi pada Pemilu 2019 bukan sembarang prestasi. Hanya Partai Golkar yg selama 2014-2019 harus berganti ketua umum sampai 3 kali.
Pada Munaslub 2017, secara aklamasi terpilih Airlangga Hartarto memimpin Partai Golkar. Waktu konsolidasi yang dimiliki oleh Airlangga sangat mepet. Pemilu 2019 sudah di depan mata.
Kasus yang menyeret Sety Novanto, memberikan dampak signifikan bagi elektabilitas perolehan suara partai tapi sekali lagi Airlangga mampu menahkodai partai Golkar untuk keluar dari zona keterpurukan
“Airlangga secara konsisten menaikkan elektabilitas Partai Golkar yang sempat terpuruk. Pada November 2017, elektabilitas Partai Golkar menurut survey Poltracking hanya 10,9 persen. Kasus korupsi yang menyeret Setya Novanto sangat memukul Partai Golkar.” sya’roni. (Cipto/PR.ID)




