PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Langit Jawa Timur pada Selasa (23/06/2026) diprakirakan tidak sepenuhnya bersahabat. Sejumlah wilayah masih berpeluang diguyur hujan lokal, meski sebagian besar daerah mulai memasuki periode cuaca yang lebih kering seiring pengaruh musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut dinamika atmosfer masih memungkinkan terbentuknya awan hujan di beberapa wilayah Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, terutama pada siang hingga sore hari.
Beberapa daerah diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan, sementara wilayah lain berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kawasan dataran tinggi dan pegunungan menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian karena lebih rentan mengalami pertumbuhan awan hujan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah titik. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Memasuki akhir Juni, sebagian wilayah Jawa Timur mulai menunjukkan karakteristik musim kemarau. Namun, kondisi atmosfer yang masih dinamis membuat hujan lokal masih dapat terjadi meski frekuensinya cenderung menurun.
Selain berpengaruh pada aktivitas masyarakat, perubahan cuaca juga menjadi perhatian bagi sektor pertanian, transportasi, dan kegiatan luar ruangan. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta tetap mengantisipasi kemungkinan munculnya cuaca ekstrem dalam skala lokal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan informasi cuaca resmi sebagai rujukan, terutama melalui kanal peringatan dini, agar dapat mengambil langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang terjadi.




