PILIHANRAKYAT. ID, Kraksaan-Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Subsidi masih menjadi delema bagi masyarakat Kab. Probolinggo. Panja Pupuk DPRD Kab. Probolinggo memanggil Pengurus Pupuk Indonesia (PI) dan Kepala Dinas Pertanian, Rabu (21/05/2025).
Ketua Panja Pupuk Subsidi, Muchlis meminta secara terhormat untuk bertindak tegas terhadap oknum Distributor dan kios yang tersebar di Kab. Probolinggo.
“Panja bukan eksekutor. Temen-temen PI yang punya wewenang terkait itu” kata Muchlis saat melakukan rapat terbatas dengan PI dan Kadis Pertanian, Rabu (21/05/2025).
“Panja Pupuk DPRD adalah batas kesabaran masyarakat atau petani” jelasnya
Muchlis juga mengapresiasi terhadap PI yang telah melakukan peringatan terhadap Distributor.
“Kami Panja mengapresiasi terhadap PI yang telah memperingati para Distributor dan kami juga meminta agar PI tegas terhadap oknum Distributor dan Kios” tambahnya
Panja Pupuk juga mempertanyakan terkait RDKK yang dianggap menjadi permasalahan utama terkait Pupuk Subsidi
“Regulasi RDKK ini sebenarnya bagaimana? Masak Kepala Desa tidak tau terkait rakyatnya yang mendapatkan Pupuk Subsidi dan tidak mendapatkan. Ini kan lucu jika Kepala Desanya tidak tau hal itu” imbuh Muchlis
“Maka, kami Panja meminta ke PI, Bisa nggak berkolaborasi dengan pihak desa” tegasnya
Arif Kurniadi selaku Kepala Dinas Pertanian Kab. Probolinggo mengamini apa yang menjadi temuan dari Panja Pupuk DPRD Kab. Probolinggo.
“Betul apa yang disampaikan oleh Pak Muchlis atau temen-temen Panja. Dari dulu emang banyak laporan terkait HET Pupuk Subsidi dan RDKK yang menjadi penyakit awal” ungkap Arif
“Kami akan distribusikan persoalan RDKK ke semua elemen masyarakat. Kepala Desa, Polres, Polsek, Babinsa dan bahkan BPD Desa. Agar semuanya tau persoalan Pupuk Subsidi. Dan hari sudah ada di percetakan” tambahnya




