PILIHANRAKYAT. ID, Kraksaan-Kasus Miras yang meregut nyawa di Desa Temenggungan masih menjadi tanda tanya. Hari Ini Komisi I DPRD Kab. Probolinggo lagi-lagi didatangi oleh beberapa pihak terkait ketidak jelasan dari kasus Miras di Desa Temenggungan, Rabu (21/05/2025).
Dalam pertemuan tersebut tidak hanya BPD dan warga Desa Temenggungan saja, tetapi juga dihadiri oleh PABPDSI Kab. Probolinggo, keluarga korban serta pihak APH dan Pihak Pemerintah Daerah.
BPD Desa Temenggungan, Sugianto mempertanyakan kebijakan Pemkab yang sampai hari ini belum ada tindakan nyata ke oknum Kepala Desa Temenggungan.
“warga sudah resah atas ketidak jelasan tindakan dari pemerintah. Jangan sampai warga melakukan aksi demi” kata Sugianto, Rabu (21/05/2025).
Diketahui bahwa sampai hari ini, belum ada tindakan nyata yang dirasakan oleh warga Temenggungan.
“masak sampai hari belum ada tindakan yang nyata, kami sudah mengirim surat dan hearing denga DPRD. Dan ini kedua kalinya kami hadir dalam kasus yang sama. Jangan sampai warga melakukan aksi, apalagi warga sudah berani memasang bener yang mempertanyakan tindakan nyata terkait kasus miras di Desa kami (Temenggungan; red)” tambahnya
Muchlis anggota Komisi I, juga sangat menyayangkan atas ketidak jelasan terkait kasus tersebut.
“Ini sudah berapa hari belum ada tindakan nyata terhadap oknum Kepala Desa yang diduga melakukan tindakan melanggar norma dan etika” ungkap Muchlis
Muchlis juga tidak mempertanyakan soal tugas Polres terkait Pidana dalam kasus miras di Desa Temenggungan.
“Soal Pidana monggo temen-temen Polres melakukan kajian sendiri, tetapi yang dipertanyakan oleh BPD dan warga Desa Temenggungan, bagaimana setidaknya ada tindakan nyata terkait aduan masyarakat ini” tambahnya




