Jasa Keuangan Tumbuh, OJK Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi Nasional

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pertumbuhan sektor jasa keuangan dinilai menjadi sinyal positif bagi perekonomian nasional di tengah dinamika global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas industri tetap terjaga dengan fungsi intermediasi yang terus berjalan.

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan kinerja sektor jasa keuangan menunjukkan ketahanan yang baik. Hal itu, menurut dia, tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan, kinerja pasar modal, serta industri keuangan nonbank yang tetap solid.

“Industri jasa keuangan tetap resilien dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Friderica dalam pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2026 di Jakarta,  Sabtu, 21 Februari 2026.

Baca juga  Kumpulkan Dinas Sosial dan Himbara, Dirgen PFM Evaluasi Penerima Bansos

Dalam kesempatan itu, OJK juga memaparkan langkah penguatan pengawasan dan perlindungan konsumen. Sepanjang periode pengawasan terakhir, OJK memblokir ratusan ribu rekening yang terindikasi terkait aktivitas ilegal. Total dana yang diblokir mencapai Rp 511,08 miliar dari 415.385 rekening, dengan dana yang telah dikembalikan kepada masyarakat sebesar Rp 161 miliar.

OJK menilai upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga integritas sistem keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Kepercayaan itu dinilai penting untuk mendorong intermediasi dan pembiayaan ke sektor produktif.

Baca juga  Jelang Ramadan, Polres Probolinggo Lakukan Operasi Keselamatan Semeru 2025

Selain pengawasan, OJK juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan industri dan pemangku kepentingan lain dalam menghadapi tantangan digitalisasi serta potensi risiko siber. Penguatan tata kelola dan manajemen risiko disebut menjadi fokus utama pada 2026.

Pemerintah sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga melalui stabilitas sektor keuangan dan peningkatan investasi. OJK menyatakan akan terus memastikan industri jasa keuangan mampu menjadi motor pendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *