News  

Stok BBM Disebut Aman 20 Hari, Pemerintah Klaim Pasokan Terkendali

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk sekitar 20 hari ke depan. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Ahad, 2 Maret 2026, di tengah perhatian publik terhadap ketahanan energi dan distribusi BBM di sejumlah daerah.

Menurut Bahlil, pemerintah bersama PT Pertamina terus memantau ketersediaan stok dan memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan. “Secara nasional, cadangan kita masih dalam posisi aman, kurang lebih 20 hari,” ujarnya kepada wartawan.

Ia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan konsumsi atau gangguan distribusi, termasuk optimalisasi kilang dan pengaturan suplai antarwilayah. Kementerian ESDM juga berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna menjaga stabilitas pasokan.

Baca juga  Cadangan BBM Aman, Presiden Prabowo Minta Bangun Storage Baru

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina sebelumnya menyebutkan rata-rata ketahanan stok BBM nasional berada pada kisaran 17–25 hari, tergantung jenis produk dan lokasi penyimpanan. Pertamina juga memastikan distribusi dilakukan melalui terminal BBM dan jaringan SPBU di seluruh Indonesia.

Data Kementerian ESDM menunjukkan konsumsi BBM nasional dalam beberapa tahun terakhir cenderung meningkat seiring pertumbuhan mobilitas dan aktivitas industri. Pemerintah menargetkan penguatan cadangan energi melalui peningkatan kapasitas kilang, diversifikasi energi, serta pengembangan biofuel.

Baca juga  Kucing Hidup Jadi Bahan Breakfast

Ekonom energi dari Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai ketahanan stok BBM perlu dibarengi dengan transparansi data cadangan strategis dan percepatan transisi energi. Menurut mereka, ketergantungan tinggi terhadap impor minyak mentah masih menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas pasokan jangka panjang.

Pernyataan Bahlil muncul di tengah sorotan terhadap kondisi geopolitik global dan fluktuasi harga minyak dunia yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *