Daerah  

Siswa dan Guru MA Sunan Kalijaga Turun ke Jalan, Tambal Lubang secara Swadaya

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kepedulian terhadap kondisi lingkungan ditunjukkan civitas akademika Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kalijaga, Banyuanyar Tengah. Para siswa bersama guru turun langsung melakukan kerja bakti menambal sejumlah jalan berlubang di kawasan Jalan Banyuanyar Tengah, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang rusak dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna lalu lintas. Terlebih, jalan itu setiap hari dilalui siswa dan masyarakat sekitar.

Dengan peralatan seadanya, para guru dan siswa bergotong royong meratakan permukaan jalan yang berlubang dan bergelombang. Material urugan yang digunakan berasal dari sisa pembangunan sekolah.

Kepala MA Sunan Kalijaga, Musyaffa’, turut memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia mengaku prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan di depan lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Baca juga  Bejat! ASN di Pasuruan Dicokok Polisi karena Cabuli Keponakan Sendiri

Menurut Musyaffa’, penambalan jalan itu merupakan inisiatif mandiri sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Pihak sekolah memilih bergerak dengan kemampuan yang ada tanpa harus menunggu bantuan pihak lain.

“Di saat yang lain pamer jalan bagus, kita prihatin di depan jalan lembaga kita yang berlubang dalam, kita berusaha mencari urugan untuk menambal jalan tersebut,” ujarnya.

Lebih dari sekadar memperbaiki jalan, Musyaffa’ mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Pihaknya ingin membangun kepekaan sosial agar peserta didik tidak hanya memahami persoalan masyarakat melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga terlibat dalam mencari solusi.

Baca juga  Ketua PC Ansor Kota Probolinggo Ikut Tanam Mangrove di Pilang

“Kami ingin agar para siswa peka terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas melalui teori, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Aksi gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar dan para pengguna jalan. Keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial itu dinilai menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menghidupkan kembali semangat kebersamaan. Sejumlah titik jalan yang sebelumnya berlubang kini telah tertutup urugan sehingga lebih aman dilalui kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *