Curiga! Apa Yang Diinginkan oleh Prabowo Kalau Habib Rizieq Pulang Ke-Indonesia?

Imam Besar FPI (foto: detik.com)
Imam Besar FPI (foto: detik.com)

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Ketua Umum Partai Gerindra yang sekaligus sekarang menjabat sebagai Kementerian Pertahanan Presiden Jokowi yaitu Prabowo Subianto mempunyai keinginan Nasib Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab segera dipulangkan ke Indonesia.

Sepertinya mulai ada titik terang bagi Imam Besar FPI Habib Rizieq yang telah lama tinggal di Arab Saudi, dan tidak bisa pulang karena dikenai sanksi oleh pihak kerajaan.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno mengatakan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selalu memiliki keinginan untuk memulangkan Habib Rizieq. Maka, upaya pemulangan Habib Rizieq biar dibicarakan Prabowo dengan Presiden Jokowi.

Yang mempermudah sebenarnya itu apa? sehingga pemulangan Rizieq Sihab dengan mudah, dan hanya Prabowo bertemu dengan Jokowi semuanya selesai. “Keinginan itu selalu ada. Dan biarkan dibicarakan dengan presiden,” ujar Soepriyatno, di Surabaya.

Baca juga  Menteri Susi : Kejahatan Ikan Bukan Soal Pencurian Saja, Tapi Juga Penyelundupan

Soepriyatno menegaskan, bagi Partai Gerindra hal yang terpenting saat ini adalah menjaga kedamaian demi hidup yang tenang. Karena keharmonisan merupakan bagian visi-misi Jokowi yang menciptakan Indonesia Maju.

Nanti ketemu dijelaskan, kondisinya ini lho, untuk apa kita berantem sampai habis. Rakyat Indonesia harus bersatu untuk membangun bangsa agar lebih cepat majunya. “Intinya kita ingin damai tenang, bersatu membangun bangsa kita agar bangsa. Kita lebih cepat majunya,” terangnya.

Menurutnya, saat ini ekonomi dunia mengalami keterpurukan. Maka dibutuhkan sebuah kerja sama untuk mengatasi dampak ekonomi dunia. Kalau sama-sama mempunyai tujuan dan visi-misi yang sama, maka akan mudah untuk membagun perubahan Indonesia untuk lima tahun kedepan.

Baca juga  Anisah; Semoga Kembali Indonesia Ku

Terkait terpilihnya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan merupakan proses alami. Presiden Jokowi mengajak Prabowo untuk membesarkan bangsa Indonesia. “Kita menyampaikan konsep. Jalannya seperti ini, Pak Jokowi mau, ya jalan. Kita saling bahu-membahu membesarkan bangsa,” paparnya.

Anggota DPR RI itu menjelaskan, partai pengusung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019, seperti PKS mengkritik langkah Prabowo bergabung dalam koalisi pemerintahan. Entah apa yang melantarbelakangi hal itu.

Hal itu disebabkan Partai Gerindra belum melakukan pertemuan untuk memperjelas alasan gabungnya Prabowo ke lingkaran presiden. “Itu karena belum ketemu. Nanti ketemu dijelaskan, kondisinya ini lho, untuk apa kita berantem sampai habis,” pungkasnya. (Rifa’i/PR.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *