Cara Menteri Kesehatan Untuk Mencegah Virus Corona

Cara Menteri Kesehatan, Untuk Mencegah Virus Corona, (Foto: Istimewa)
Cara Menteri Kesehatan, Untuk Mencegah Virus Corona, (Foto: Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Tak disangka Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, mempunya cara untuk mencegah Virus Corona. Pasalnya, cara alternatif agar virus itu tidak menyebar kepafa masyarakat yang lain, dengan cara memberikan suatu tempat yang husus (Karantina) bagi masyarakat Natuna agar tidak tertular virus corona.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menambahkan bahwa tak ada kompensasi bagi warga Natuna di sekitar lokasi karantina 238 WNI yang baru dievakuasi dari Hubei, China karena wabah virus novel corona (2019-nCov).

Terawan mengatakan kompensasi untuk warga Natuna adalah doa. Sebab itu ia meminta masyarakat untuk mendoakan hal-hal baik bagi warga Natuna dan 238 orang yang sesang diobservasi.

Baca juga  Diskusi Publik "Generasi Z Inspiratif" Bahas Ketahanan Pangan di Pontianak

“Saya kan Menteri Kesehatan, semuanya saya tak izinkan mereka (masyarakat Natuna) untuk sakit atau terdampak. Sebab kita kegiatannya adalah bagaimana membantu mereka semua, doakan, sehat semua. Kompensasinya ya doa itu semua lah. Kamu harus berdoa yang baik,” kata Terawan usai rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).

Dia menegaskan pemerintah menjamin fasilitas karantina tersebut tidak akan membuat warga Natuna tertular virus corona. Menurutnya, langkah tersebut sudah direncanakan dengan matang.

Baca juga  Stop Tambang Ilegal di Probolinggo, Gus Fatih Akan Panggil 29 Perusahaan Tambang 

Terawan bahkan menjadikan dirinya sendiri untuk keselamatan warga Natuna. Sehingga ia meminta masyarakat tidak khawatir lagi terhadap isu-isu yang beredar soal corona.

“Saya menjaminkan badan saya karena itu saya ada di garda terdepan saat pesawat datang, saya masuk pertama ke dalam pesawat menyapa seluruh warga sehat dari Wuhan yang datang. Nah, itu artinya saya menjaminkan,” tuturnya.

Sebelumnya, terjadi gelombang penolakan warga Natuna terhadap kebijakan pemerintah menggunakan fasilitas militer di sana sebagai lokasi karantina. Fasilitas itu digunakan untuk mengarantina 238 WNI yang baru dievakuasi dari Hubei, China, karena wabah virus novel corona (2019-nCov).

(Rifa’i/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *