PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-TNI AL masih berjuang mencari kapal selam KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam. Netizen se-Indonesia berdoa untuk mereka semua.
Kapal selam KRI Nanggala-402 sempat hilang kontak di sekitar laut Pulau Bali pada 21 April 2021 hingga akhirnya dinyatakan tenggelam pada 24 April 2021. Sejumlah bukti autentik diungkap bahwa KRI Nanggala-402 dinyatakan masuk fase tenggelam.
Di tengah pencarian KRI Nanggala yang masih berlangsung, media sosial, khususnya Twitter, diramaikan dengan semboyan Wira Ananta Rudira. Bahkan semboyan tersebut masuk dalam jajaran trending di Indonesia.
Wira Ananta Rudira yang berarti Tabah Sampai Akhir merupakan moto Satuan Kapal Selam atau Korps Hiu Kencana yang dibentuk pada 12 September 1959.
Semboyan tersebut dicetuskan almarhum Laksma TNI (Purn) R. P. Poernomo pada 1961. Poernomo merupakan Komandan Divisi Kapal Selam pertama merangkap Komandan RI Tjakra-S01.
KRI Tjakra-S01 bersama KRI Nanggala S-02 ketika itu merupakan 2 kapal selam perdana yang dimiliki Indonesia. Keduanya dibeli dari Uni Soviet pada 1959.
Kisah semboyan Wira Ananta Rudira bermula ketika Korps Kapal Selam menggelar lomba design brevet, motto, dan lagu korps. Poernomo kemudian mengikuti lomba membuat moto dengan menggambarkan sifat yang diperlukan awak kapal selam untuk bisa menjalankan yang begitu berat.
Poernomo menjelaskan semboyan Tabah Sampai Akhir harus dimiliki setiap personel Korps Kapal Selam Indonesia, sebab orang yang tabah;
“Tidak akan takut karena berani,Tidak akan menyerah karena ulet, Tidak akan terburu-buru karena sabar,Tidak akan kehilangan karena tenang,Tidak akan mundur karena teguh”
Semboyan itu diabadikan pada prasasti di depan Monumen Kapal Selam, Surabaya, dan kini menjadi pengiring pencarian KRI Nanggala. Semboyan yang begitu dalam menyentuh hati para netizen Indonesia, diiringi doa untuk semua keselamatan 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam.
(RED/PR.ID)




