PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Arus bantuan dari warga Jawa Timur untuk korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera masih belum surut. Sejak dibuka pada akhir pekan lalu, posko peduli bencana yang dikoordinasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus dibanjiri logistik. Situasi ini mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperpanjang masa operasional posko tersebut selama satu pekan ke depan.
Keputusan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, yang menyebut lonjakan bantuan dari masyarakat dan instansi pemerintah menjadi alasan utama perpanjangan. “Penanganan darurat di Sumatera diperkirakan masih panjang, sehingga penggalangan bantuan kami perpanjang,” ujarnya saat meninjau gudang logistik BPBD Jatim.
Tumpukan paket bantuan yang masuk meliputi kebutuhan pokok, air minum, perlengkapan keluarga, hingga obat-obatan. Bantuan dikumpulkan di gudang BPBD sebelum disortir dan dikirim ke provinsi terdampak, terutama Aceh dan Sumatera Barat. Pengiriman rencananya menggunakan pesawat kargo melalui jalur bantuan resmi pemerintah pusat.
Selain dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim, aliran bantuan juga datang dari BUMN, pemerintah kabupaten/kota, komunitas relawan, dan masyarakat umum. Pemerintah provinsi menyatakan apresiasi atas solidaritas warga Jawa Timur yang terus menunjukkan kepedulian terhadap bencana di luar daerah.
“Terima kasih kepada semua donatur. Bantuan ini tidak hanya logistik, tetapi juga bentuk rasa persaudaraan,” ujar Gatot.
Perpanjangan posko ini, menurut BPBD Jatim, diharapkan dapat menjaga kelancaran distribusi bantuan ke wilayah yang aksesnya masih terbatas pascabencana.




