PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Tragedi robohnya musala tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9), mengundang simpati dari berbagai kalangan. Satu santri dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam peristiwa nahas itu.
Merespons instruksi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo langsung bergerak melakukan penggalangan dana. Ketua Fraksi PKB, Muchlis, menyatakan pihaknya telah menyerahkan donasi sebesar Rp13,5 juta untuk meringankan beban pesantren.
“Kami ikut prihatin atas tragedi robohnya musala Al Khoziny. Semoga ada hikmah yang luar biasa di balik peristiwa ini. Fraksi PKB Probolinggo merasa wajib hadir membantu karena pesantren adalah bagian dari PKB,” ujar Muchlis, Selasa (30/9).
Instruksi bantuan ini sebelumnya datang dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, yang meminta seluruh kader turun langsung mendampingi santri dan pihak pesantren. Gus Imin menekankan agar kebutuhan mendesak seperti logistik, tenaga medis, hingga dapur umum segera disiapkan di lokasi.
Bendahara DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi, menambahkan pesantren memiliki posisi istimewa dalam tubuh PKB. “PKB lahir dari rahim pesantren. Maka musibah ini adalah duka bersama yang wajib kita tanggung bersama,” tegasnya.
Di Probolinggo, Fraksi PKB memastikan gerakan solidaritas ini tak berhenti di angka Rp13,5 juta. Muchlis menegaskan pihaknya akan terus membuka ruang partisipasi bagi kader, simpatisan, maupun masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk Ponpes Al Khoziny.




