Gus AMI Sambut Baik Vaksinasi Gotong Royong, Ini Alasannya!

Gus AMI menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong. (FOTO: Dok. Istimewa)
Gus AMI menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong. (FOTO: Dok. Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar  menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong untuk pekerja swasta usai Lebaran nanti, atau tepatnya pada 17 Mei 2021. Di mana sudah ada 8,6 juta pekerja telah terdaftar sebagai penerima vaksin gotong royong tersebut. 

“Kami di DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satuan Tugas (Covid-19) Penanganan Covid-19 meminta perusahaan untuk mulai menyosialisasikan kepada pegawainya mengenai mekanisme vaksinasi gotong royong sehingga para pekerja tidak kebingungan ataupun misinformasi,” kata pria yang akrab disapa Gus AMI, Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Gus AMI juga meminta pemerintah untuk memastikan tidak ada perusahaan yang membebankan pekerja dengan biaya vaksin. Sebab Pemerintah menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses vaksin Covid-19 secara gratis tanpa terkecuali.

Baca juga  PKB DIY Peringati Puncak Harlah Ke-22, Gus Ami: Harus Terus Belajar Memperbaiki Menejemen Pemerintahan Kita

“Kemenkes harus melakukan verifikasi dan validasi data penerima vaksin agar tidak ada data ganda atau pekerja yang sudah mendapatkan vaksin masuk ke dalam daftar penerima vaksin gotong royong,” ujar Ketua Tim Pengawas Pelaksana Penanganan Bencana Covid-19 DPR itu.

Ketua Umum DPP PKB ini menambahkan bahwa pemerintah harus meminta perusahaan untuk memastikan seluruh pekerjanya yang terdaftar sebagai penerima vaksin ikut berpartisipasi pada program vaksinasi gotong royong. Sehingga, lanjutnya, upaya pemerintah untuk mempercepat terbentuknya herd immunity dapat segera terealisasi.

Gus AMI menekankan hal tersebut lantaran kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Kemenkes hingga Jumat (7/5/2021), kasus Covid-19 di Tanah Air sudah tembus 1,7 juta kasus.

Bahkan, dilaporkan ada 6.327 kasus baru. Sementara penambahan pasien sembuh sebanyak 5.891. Total pasien sembuh Covid-19 mencapai 1.558.423 pasien. Hari ini tercatat ada 167 pasien meninggal dunia sehingga total ada 46.663 pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia. 

Baca juga  Terciduk! Prilly Latuconsina dan Endy Arfian Ketahuan Berduaan di Bar

Untuk itu Gus AMI meminta pemerintah mempercepat vaksinasi. ”Saya kira 1,7 juta bukan angka yang kecil. Apalagi korban meninggal dunia akibat corona ini sudah mencapai 46.663 jiwa. Tentu ini persoalan serius sehingga saya meminta masyarakat untuk benar-benar jangan lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

“Kalau saat ini Pemerintah melarang mudik, ya aturan itu harus kita taati bersama untuk mencegah kondisi yang lebih buruk lagi. Jangan sampai apa yang terjadi di India yang disebut tsunami Covid-19 gelombang kedua, juga terjadi di negeri ini,” sambung Gus AMI. [RED/PR.ID]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *