PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus peneliti Departemen Komunikasi dan Informasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Savic Ali mengungkapkan list 20 besar situs online keislaman berdasarkan alexa. Dari pelacakan satu persatu, NU online menempati urutan pertama.
“Ini adalah list 20 besar website keislaman berdasarkan Alexa Rank. NU Online saat ini bertengger di nomor 1 menyalip website intoleran (warna kuning) eramuslim.com dan website provokatif atas nama islam portal-islamdotcom ala pkspiyungan, dan islamidotco yang ditujukan untuk pembaca muslim kota juga naik menggeser arrahmahcom (merah/radikal), webnya eks anggota Jamaah Islamiyah Abu Jibril,” tutur Savic beberapa waktu lalu.
“Still long way to go dan perlu lebih banyak website toleran dan pro-demokrasi dan kebangsaan yang masuk 20 besar dan oleh karenanya, we never give up and will fight to the end of peace and justice,” imbuhnya.
Saat ini, kata Savic, website salafi konservatif (abu-abu), intoleran-diskriminatif (kuning) dan ekstremis pro-kekerasan (merah) masih mendominasi.
“Tapi dalam jangka 2-3 tahun ke depan insya Allah bisa dikalahkan dengan berbagai buatan website generasi muda nahdliyyin: bincangsyariah, alifid, bangkitmedia, muslimedianews dan seterusnya,” tegas praktisi media bernama lengkap Muhammad Syafiq Alielha itu.
Kuncinya, kata dia, fokus dan kesediaan untuk terus belajar dan istiqomah. Karena istiqomah khoirun min alfi karomah (konsistensi jauh lebih baik dari seribu karomah). “Yang menjadi tantangan saat ini adalah media Youtube yang masih didominasi ustadz-ustadz salafi ultra-konservatif,” ujarnya.
“Mari bergerak. Mari sadar medsos. Kekuatan media untuk mempengaruhi generasi milenial sangat kuat. Jika mereka mendominasi, tentu generasi bangsa ke depan dalam situasi bahaya. Islam rahmatan lil alamin hengkang dari negeri ini, jangan sampai..Naudzubillah,” tandas Savic.
Posisi website di Alexa sangat dinamis, kapan saja bisa berubah. Temasuk posisi 20 besar website dalam list ini. Website yang belum masuk dalam list yang dibuat tempo lalu bisa masuk setelah diupdate hari ini dan di masa mendatang.
Sesui dengan seruan Savic Ali, NU terus bergerak, semua harus bergerak, benar adanya. Jika tidak tidak dipertahankan, posisi NU online akan disalip oleh website di bawahnya.
Mari kita simak apdate terakhir per tanggal 27 Desember 2018 berikut ini:
Pewarta: Hatim S.
Editor: Didik H.






