PILIHANRAKYAT.ID, BANJARNEGARA – Nama Toto Santoso baru-baru ini menggegerkan masyarakat Indonesia sebab dia mengklaim sebagai Raja Keraton Agung Sejagat.
Pengukuhan Toto Santoso sebagai Raja Keraton Agung Sejagat rupanya dilakukan di Candi Dieng. Aryadi selaku Kepala UPT objek Wisata Dieng membenarkan bahwa Toto memang melakukan pengukuhan di Dieng. Aryadi juga memjelaskan bahwa ada surat masuk ke Pengelola yang berisi pemberitahuan untuk acara do’a dan pengukuhan raja.
“Pengukuhan Raja Keraton Agung Sejagat ini memang dilakukan di Dieng, ada surat yang masuk ke kami. Dan kamipun bersama warga sempat menyaksikan prosesinya yang diawali dengan pensucian, kirab hingga pengukuhan di kompleks candi,” jelas Aryadi, Kamis (16/1/2020).
Acara pengukuhan bertepatan munculnya embun es di Dieng dan dilakukan di bulan Juli.
“Jadi pengukuhan dilakukan saat pas muncul embun es kami lupa tanggalnya sekitar bulan Juli, kami melihat dan mengikuti prosesinya, raja menggunakan pakaian dengan kain di belakang seperti tokoh Batman,” tambah Aryadi.
Dalam prosesi pengukuhan bukan hanya dihadiri oleh pengikut Raja Keraton Agung Sejagat saja tapi masyarakat juga menyaksikan acara tersebut.
Kini Raja Toto berurusan dengan hukum dan disangkakan dengan pasal 14 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong serta passal 378 KUHP tentang Penipuan, sebab diketahui Toto meminta uang 3 Juta ke setiap orang yang ingin menjadi anggota kerajaan dengan imbalan akan mendapatkan bayaran dalam bentuk dollar. (Arofah/PR.ID)




