Reuni Akbar 212 Dapat Izin dari Polda Metro Jaya

PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Persaudaraan Alumni atau PA 212 saat ini tengah mempersiapkan rencana digelarnya Reuni 212. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan rencananya, reuni itu akan digelar di Monas.

“Kami akan tausiyah, zikir, sekaligus memperingati Maulid Nabi di hari Ahad bulan Desember tanggal 2,” kata Slamet di kantor Kementerian Koordinator Bidang Polhukam, Jakarta, Jumat (9/11/2018) lalu. Slamet mengatakan, reuni akbar 212 itu juga akan diisi dengan tausiyah dari Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

Kendati hingga berita ini diturunkan, PA 212 belum menghantarkan surat pemberitahuan atas rencana penyelenggaraan reuni aksi 212 tersebu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya siap untuk mengamankan kegiatan reuni akbar 212.

Argo juga berharap para peserta aksi 212 tetap menaati aturan-aturan yang ada dalam pelaksanannya. “Jadi bagaimana aturan untuk penyampaian pendapat di muka umum, misalnya di perjalanan tidak ada pengrusakan, tapi taat,” kata Argo di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Baca juga  Izinkan Vaksin China "Sinopharm", WHO Buka Jalan Negara Saling Impor Vaksin

Argo menegaskan, penyampaian pendapat yang taat aturan, perlu dilakukan karena jalan yang digunakan untuk aksi juga digunakan oleh masyarakat-masyarakat lain di luar aksi.

Hingga saat ini, Argo mengatakan Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan atas rencana penyelenggaraan reuni aksi 212. Menurut Argo, surat pemberitahuan tersebut penting untuk memperkirakan jumlah personil pengamanan dari kepolisian pada saat pelaksanaan aksi.

“Karena dalam pemberitahuan itu ada jumlah yang akan hadir. Nanti dari jumlah yang akan hadir kami akan merencanakan pengamanannya seperti apa, jumlahnya berapa, dan sebagainya,” ujar dia.

Terkait lokasi yang direncanakan dijadikan tempat berlangsungnya aksi, yakni di Monas, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan penggunaan fisilatas umum tersebut.

Baca juga  Polres Situbondo Gelar Layanan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Warga

Menurut Anies tidak ada larangan PA 212 menggelar Reuni Akbar 212 di Monas, pada 2 Desember 2018 mendatang. “Ya secara prinsip kami menyetujui. Tapi untuk kegiatan keramian, bukan kami,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (19/11) lalu soal rencana acara Reuni Akbar 212 itu.

Anies mengatakan untuk izin keramaian PA 212 harus mengurusnya di kantor kepolisian. Ia mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah perizinan itu sudah terpenuhi atau tidak.

Sekedar diketahui pula, terkait rencana aksi tersebut, Markas Besar Polri sudah memantau rencana aksi bertajuk Reuni Akbar 212.  “Kami sudah monitor mereka akan ada kegiatan, tetapi saya selaku Kadiv humas mengimbau supaya tidak dilaksanakan,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto saat dikonfirmasi jurnalis Tempo, Selasa (13/11).

Editor: Didik Hariyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *