Ridwan Kamil; TNI-Polri Harus Netral di Pilkada Serentak 2020

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, (Foto: kompas)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, (Foto: kompas)

PILIHANRAKYAT.ID, Jabar-Sebelum Jendral dan Polri memperingati para anggotanya dalam pilkada serentak 2020, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta aparat penegak hukum TNI-Polri netral saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jawa Barat.

Ridwan Kamil turut mengingatkan sumpah prajurit terkait netralitas. Karena itu merupakan sumpah prajurit dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Ridwal Kamil juga menjelaskan beberapa daerah di Jawa Barat yang melakukan pilkada serentak.

Ridwan Kamil mengatakan Ada delapan kabupaten kota di Jabar yang menggelar Pilkada Serentak. Sebanyak tujuh daerah di antaranya masuk wilayah Polda Jabar dan Kodam III Siliwangi. Sedangkan satu daerah di Jabar yakni Kota Depok, masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

Baca juga  Jabar Siaga Bencana, Wagub Erwan Minta Warga Lebih Peka Lingkungan

“Jaga netralitas di tujuh wilayah Polda Jabar dan Kodam III Siliwangi. Saya tidak mau mendengar ada aparat TNI dan Polri melakukan politik praktis, itu melanggar sumpah dan netralitas aparat TNI Polri,” ucap pria yang akrab disapa Kang Emil di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (24/11/2020).

Kang Emil mengingatkan pesan itu saat menjadi inspektur apel di Mapolda Jabar. Apel diikuti oleh personel Polda Jabar dan prajurit Kodam III Siliwangi.

Kang Emil meyakini pelaksanaan Pilkada di Jabar akan berlangsung aman. Hal ini berkaca pada pelaksanaan pemilu beberapa kali di Jabar. Menurut dia, untuk mengamankan jalannya pilkada, ribuan personel baik dari Pemprov Jabar maupun Polri-TNI dikerahkan.

Baca juga  Pemkot Probolinggo Gencarkan Upaya Stabilisasi Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

“Insya Allah kalau track record Pilkada di Jabar belum pernah ada keributan sedikit pun bahkan di level pilpres yang sangat besar Pilgub juga kondusifitasnya sangat luar biasa, saya kira pasukan TNI Polri di Jabar sudah terlatih dan itu yang kita harapkan,” kata dia.

TNI-Polri hanya bertugas menjaga ketertiban jalannya pemilih kepala daerah serentak pada 2020. Tidak boleh ikut-ikutan dalam memilih atau mendukung dari salah satu calon pilkada serentak di seluruh Indonesia. (Jiembe/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *