Daerah  

Spirit Kebersamaan Menyatu dalam Dzikir: Wadifah dan Haul Ulama Siap Warnai Banyuanyar Tengah

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Suasana religius tengah menyelimuti Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar. Panitia Rutinan Wadifah Bersama Thoriqoh At-Tijaniyah tengah mempersiapkan agenda besar yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Masjid Nurul Hidayah, Banyuanyar Tengah.

Kegiatan tersebut akan menjadi momentum spiritual dan penghormatan bagi dua ulama kharismatik, KH. Fahmi Hafidz dan KH. Hafidz Bukhori — tokoh yang dikenal karena keteladanan, keluasan ilmu, dan dedikasinya dalam membimbing umat.

Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga sore. Dimulai dengan Khotmil Qur’an, dilanjutkan Yasin dan Tahlil, Pembacaan Sholawat Nabi, Sholat berjamaah, pembacaan Manaqib Syekh Ahmad At-Tijani, hingga Wadifah Bersama. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang melibatkan santri, alumni, serta jamaah Thoriqoh At-Tijaniyah dari berbagai daerah.

Baca juga  IKASUKA Peduli COVID-19; bagi-bagi Nasi Kotak dan Masker

Beberapa tokoh agama dijadwalkan hadir, di antaranya Habib Idrus bin Ali Baharun, KH. Badruttamam Mukhlas Ahmad Ghozi, dan Ky. Ahmad Ubaidillah — yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo Banyuanyar Tengah sekaligus Sohibul Bait acara.

Dalam keterangannya, Ky. Ahmad Ubaidillah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para ulama terdahulu.

“Acara ini bukan hanya peringatan haul, melainkan ruang untuk memperkuat ukhuwah dan meneladani perjuangan para ulama yang berjuang dengan ilmu dan keikhlasan. Melalui wadifah bersama, kita diajak menata hati, memperkuat dzikir, serta meneguhkan komitmen spiritual di tengah perubahan zaman,” ujarnya.

Baca juga  Muchlis Sambut Penurunan Harga Pupuk, Tapi Ingatkan: “Jangan Ada yang Jual di Atas HET”

Ia juga menambahkan, ajaran Thoriqoh At-Tijaniyah menekankan keseimbangan antara dzikir, ilmu, dan amal sosial. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarsantri, alumni, dan masyarakat sekitar.

Dari pantauan panitia, seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir — mulai dari penataan dekorasi masjid hingga pembagian tugas bagi santri dan alumni. Acara ini terbuka untuk umum, khususnya bagi para ikhwan, akhwat, dan muhibbin Thoriqoh At-Tijaniyah yang ingin turut menebar dzikir dan keberkahan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *