PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo mendapat perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengutus perwakilannya untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak di Kecamatan Kraksaan, Ahad, 22 Februari 2026.
Perwakilan tersebut, Taufiq, menyampaikan permohonan maaf dari Faisol Riza yang tidak dapat hadir secara langsung di lokasi banjir. Ia mengatakan Wamenperin sedang menjalankan agenda kedinasan lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Beliau menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung di tengah warga. Namun beliau tetap memantau perkembangan dan meminta agar penanganan dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Taufiq ke Wartawan Pilihanrakyat.id, Minggu (22/02/2026).
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, sedikitnya 810 kepala keluarga (KK) di Kraksaan terdampak banjir. Pendataan masih terus dilakukan di lima kecamatan terdampak, yakni Kraksaan, Paiton, Krejengan, Besuk, dan Pajarakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, sebelumnya mengatakan pihaknya akan melakukan pemetaan dan evaluasi menyeluruh. Ia menyebutkan kemungkinan perlunya pengkajian ulang alur sungai agar aliran air menuju laut lebih lancar.
Selain curah hujan tinggi, banjir juga dipengaruhi kontribusi air dari area persawahan serta kondisi drainase yang tersumbat dan rusak. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.




